Prioritastv.com, Lampung Tengah – Menyikapi video viral terkait aksi pungutan liar (pungli) yang terjadi di Jalan Padang Ratu, Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, jajaran Polsek Gunung Sugih bertindak cepat dengan langkah responsif dan humanis.
Kapolsek Gunung Sugih, AKP Yudi Kurniawan, bersama Ps Kanit Reskrim, Ps Kanit Intelkam, serta sejumlah personel lainnya langsung turun ke lokasi pada Rabu malam (6/8/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.
Mereka mendatangi kediaman BB (67), orang tua dari J, seorang pemuda bertubuh kecil yang terekam dalam video sedang melakukan pungli terhadap pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan itu, jajaran Polsek memberikan imbauan secara langsung kepada pihak keluarga agar tidak mengulangi perbuatan serupa, yang dapat meresahkan masyarakat dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Pihak keluarga, melalui ayah pelaku, menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat atas tindakan anaknya.
“Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang telah terganggu atas perbuatan anak saya. Saya sangat mengapresiasi langkah cepat dan pembinaan dari pihak Kepolisian. Semoga ini menjadi pelajaran bagi anak saya dan kami sekeluarga,” ujar BB.
Sementara itu, Kapolsek Gunung Sugih AKP Yudi Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk pungutan liar.
“Kami tetap mengedepankan langkah persuasif dan edukatif dalam penanganan awal. Namun, jika tindakan melanggar hukum ini terus berulang, tentu akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas AKP Yudi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), serta tidak ragu untuk melaporkan setiap indikasi pungli atau tindakan kriminal lainnya kepada pihak berwajib melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat.
Dengan respon cepat dan pendekatan dialogis yang dilakukan oleh jajaran Polsek Gunung Sugih, diharapkan insiden serupa tidak lagi terjadi dan masyarakat dapat kembali merasa aman serta nyaman dalam beraktivitas sehari-hari. (Erwin)







