Balita 2 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Comberan Lampung Tengah

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 19:02

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat melakukan pemeriksaan TKP ditemukannya bocah 2 tahun meninggal di comberan, Rabu 6 Agustus 2025 | Dok. Humas Polres Lampung Tengah.

Polisi saat melakukan pemeriksaan TKP ditemukannya bocah 2 tahun meninggal di comberan, Rabu 6 Agustus 2025 | Dok. Humas Polres Lampung Tengah.

Prioritastv.com, Lampung Tengah – Warga Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah digegerkan dengan penemuan seorang balita yang ditemukan meninggal dunia di dalam saluran air atau comberan, pada Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban diketahui bernama Arfakhsyad Al Faiz, berusia 2 tahun 3 bulan.

Menurut keterangan Kapolsek Trimurjo, AKP Admar, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh orang tuanya sekitar pukul 16.00 WIB setelah keluar rumah dan tidak kembali.

“Pihak keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam comberan milik tetangga yang berada di samping rumah korban,” jelas AKP Admar, Kamis (7/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Comberan tempat korban ditemukan memiliki kedalaman sekitar 1 meter dan hanya ditutup menggunakan jaring waring, tanpa pengaman permanen.

“Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.

Keluarga pun menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi, menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya ananda Arfakhsyad Al Faiz. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur Kapolsek.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama lokasi-lokasi yang rawan dan berbahaya bagi anak-anak.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak, dengan menutup akses ke area berbahaya seperti comberan, sumur, maupun drainase terbuka, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru