Jalan Rusak Tak Kunjung Tuntas, Warga Sukoharjo Serang Kualitas Perbaikan Pemprov Lampung

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 20:33

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, turun langsung memperbaiki jalan berlubang secara swadaya. Mereka kesal lantaran perbaikan dari Pemerintah Provinsi Lampung hanya tambal sulam dan cepat rusak. (Davit/Prioritastv.com)

Warga Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, turun langsung memperbaiki jalan berlubang secara swadaya. Mereka kesal lantaran perbaikan dari Pemerintah Provinsi Lampung hanya tambal sulam dan cepat rusak. (Davit/Prioritastv.com)

Prioritastv.com, Pringsewu Lampung – Kesal bukan main, warga Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, akhirnya turun tangan sendiri memperbaiki jalan berlubang pada Jumat (5/9/2025). Mereka menuding perbaikan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung hanya asal-asalan, tambal sulam semata, dan tidak pernah tuntas.

Perbaikan jalan dilakukan warga dengan cara seadanya. Mereka menutup lubang dan meratakan jalan bergelombang menggunakan peralatan sederhana dan material swadaya. Meski begitu, apa yang dilakukan warga dinilai lebih nyata dibanding kerja pemerintah yang hanya datang sesekali tanpa hasil memuaskan.

Ruas jalan provinsi antara Sukoharjo dan Pringsewu terlihat rusak parah berlubang dan aspal terkelupas. ( Davit/Prioritastv.com)

Wagito, warga setempat, melontarkan kritik keras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah puluhan orang jadi korban kecelakaan karena jalan ini. Pemerintah provinsi janji perbaikan, tapi nyatanya hanya tambal sulam, tak lama rusak lagi. Kalau seperti ini jelas merugikan masyarakat,” tegas Wagito.

Nada serupa juga diungkapkan Zainal Arifin. Ia menuding dinas terkait hanya buang-buang anggaran dengan pekerjaan jalan yang tidak berkualitas.

“Baru diperbaiki, hitungan minggu sudah hancur lagi. Pekerjaannya asal jadi, kualitasnya buruk. Kami jelas kecewa, seolah-olah pemerintah tidak peduli dengan penderitaan rakyat,” kata Zainal dengan nada kesal.

Masyarakat berharap pemerintah tidak lagi main-main dengan proyek perbaikan jalan. Mereka menuntut perbaikan total dengan kualitas yang benar, bukan sekadar proyek tambal sulam yang hanya menguntungkan kontraktor sementara rakyat tetap jadi korban. ( Davit )

Berita Terkait

Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026
Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus
Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya
Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama
Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:57

Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:25

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12

Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54

Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya

Berita Terbaru