Warga Sekincau Lampung Barat Diterkam Binatang Buas Saat Berkendara Motor

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 23:31

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Amir saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Sekincau Lampung Barat, Jumat 5 September 2025 | Ist.

Korban Amir saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Sekincau Lampung Barat, Jumat 5 September 2025 | Ist.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Seorang petani bernama Amir (40), warga Pekon Tiga Jaya, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, dikabarkan menjadi korban serangan binatang buas pada Kamis 5 September 2025 sore.

Informasi yang beredar, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat korban sedang mengendarai sepeda motor bersama anaknya di area pemangku villa, Pekon Tiga Jaya.

“Korban mengalami luka-luka serius akibat terkaman binatang buas tersebut. Setelah kejadian, Amir langsung dilarikan ke Puskesmas Sekincau untuk mendapatkan penanganan medis,” tulis informasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkan warga setempat, anak korban yang menyaksikan langsung kejadian itu segera berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut diduga membuat hewan buas itu terkejut dan langsung kabur meninggalkan korban. Meski mengalami luka serius di leher, nyawa Amir berhasil diselamatkan.

“Korban saat itu baru saja selesai kerja di kebun. Tiba-tiba diserang dari belakang, kemungkinan besar harimau. Untungnya bisa selamat, meski terluka,” ungkap Indra, salah satu warga setempat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sekincau, Nurbaiti, membenarkan adanya pasien yang ditangani akibat serangan tersebut.

“Korban sempat dibawa ke bidan sekitar pukul 19.00 WIB, kemudian dirujuk ke Puskesmas Sekincau. Saat datang, korban mengalami luka gigitan di bagian leher. Alhamdulillah sudah kami tangani dan kondisinya stabil,” ucapnya.

Kasus serangan harimau di Lampung Barat bukan kali pertama terjadi. Konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya harimau Sumatera, memang menjadi isu serius di wilayah ini mengingat semakin menyempitnya habitat alami satwa tersebut. (Kamto Winendra)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru