Prioritastv.com, Tanggamus – Kasus guru menendang siswa di MTs Landbaw, Kecamatan Gisting, terungkap bermula dari ucapan seorang murid yang memancing emosi sang guru, GR.
Menurut Paimin selaku Kepala MTs Mathlaul Anwar, Landbaw, Paimin, peristiwa itu terjadi saat siswa sedang bergotong royong mengecat kelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
GR tiba-tiba kehilangan kesabaran akibat ucapan sang murid inisial BMP tersebut dan melakukan tindakan kekerasan.
“Dia khilaf, emosinya terpancing akibat ucapan murid tersebut,” ungkap Paimin.
Paimin menyebut, pihak sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Mathlaul Anwar langsung memfasilitasi mediasi.
Perdamaian tertulis antara keluarga korban dan GR digelar Senin (29/9/2025), disaksikan aparat Polsek Talangpadang dan pihak yayasan.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video pendek memperlihatkan aksi tidak pantas yang diduga dilakukan seorang guru terhadap muridnya. Peristiwa tersebut sontak menuai perhatian warganet dan menjadi viral.
Dalam rekaman itu terlihat delapan pelajar laki-laki berada di sisi kiri ruangan, sementara tiga pelajar lainnya sedang mengecat dinding.
Seorang pria berpakaian kaus, yang diduga merupakan guru di sekolah tersebut, tampak menyiapkan kursi sebelum kemudian memanggil salah satu murid.
Dan setelah itu dengan gaya premannya si oknum menyuruh si siswa duduk di depannya, entah apa yang ditanyakan kepada siswa, karena dalam video tersebut tidak jelas hal apa yang di bicarakan, sebab tersamarkan oleh riuhnya suara para siswa lainnya.
Tiba-tiba kaki kiri pria tersebut langsung menendang mengenai wajah sang murid. Aksi ini membuat suasana video sontak menegangkan, hingga rekan korban terdiam bahkan ada yang duduk. (Herdi)








2 Komentar