Tangis Haru Ibunda S, Anak yang Dirantai di Mesuji Pecah di Pelukan Wagub Lampung Jihan Nurlela

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:45

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat ibunda S menceritakan kesedihan kepada Wagub Jihan dan saat S dalam cengkraman rantai di rumahnya | Ist.

Kolase foto saat ibunda S menceritakan kesedihan kepada Wagub Jihan dan saat S dalam cengkraman rantai di rumahnya | Ist.

Prioritastv.com, Lampung – Suasana haru menyelimuti pertemuan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dengan Ibunda S, anak berusia 6 tahun yang viral karena dirantai orang tuanya di kawasan Register, Lampung Tengah.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @jihannurlela, Wagub Jihan tampak memeluk sang ibu yang menangis sesenggukan di pelukannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ibu E (ibu dari ananda S). Level masalah yang dia alami kompleks sekali. Saya cerita menurut yang saya dengar dari awal yaa,” tulis Jihan dalam unggahan tersebut.

Jihan kemudian membeberkan kondisi keluarga S yang hidup dalam keterbatasan dan serba kekurangan. Ia menjelaskan bahwa Ibu E menikah pertama kali di usia 14 tahun dan memiliki anak bernama S.

Tak lama kemudian, suaminya meninggal dunia. Setelah itu, Ibu E menikah lagi dengan suami kedua, namun keduanya tidak menamatkan pendidikan dasar.

Dari pernikahan kedua, mereka dikaruniai anak bernama T, yang kini berusia 2 tahun dan menderita penyakit jantung bawaan serta labiopalatoschizis (bibir sumbing dan langit-langit). Kondisi itu membuat T mengalami stunting, dengan berat badan hanya 5,3 kilogram.

“Mereka tinggal di kawasan Register, sehingga sulit mengakses bantuan pemerintah, itupun menumpang,” ungkap Jihan.

Terkait aksi merantai anaknya, Jihan menjelaskan bahwa hal itu dilakukan karena Ibu E takut anaknya kembali bermain ke sungai atau jalan raya, setelah sebelumnya sempat hampir hanyut.

Saat kejadian, Ibu E hendak membawa anak keduanya kontrol ke rumah sakit di Lampung Tengah menggunakan sepeda motor, sementara suaminya harus bekerja sebagai buruh tani harian agar keluarga bisa makan.

“Mereka merantai karena khawatir anaknya ke sungai lagi. Walau tetap saja merantai anak tidak dibenarkan,” jelasnya.

Wagub Jihan memastikan pemerintah akan fokus melakukan pendampingan dan penanganan menyeluruh bagi kedua anak tersebut.

Ia menyebutkan bahwa ananda S dan T akan dijemput untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk asesmen persiapan operasi dan intervensi gizi.

“Mohon doanya agar kami bisa membantu menyelesaikan masalahnya secara komprehensif,” tutup Jihan.

Unggahan tersebut menuai banyak simpati dari masyarakat. Warganet memuji langkah cepat dan empati yang ditunjukkan Wakil Gubernur Jihan Nurlela dalam menangani kasus kemanusiaan ini.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik viralnya sebuah peristiwa, sering kali tersimpan kisah panjang tentang kemiskinan, perjuangan, dan ketulusan seorang ibu bertahan demi anak-anaknya. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru