Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Lintas Barat Km 54–55, Pekon Sukawangi, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, pada hari ketiga Operasi Zebra Krakatau 2025, Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kasat Lantas Polres Tanggamus, Iptu I Kadek Gunawan mengatakan, insiden kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi dan mobil Mitsubishi L300 BE 8119 UK itu menyebabkan seorang pemotor meninggal dunia.
Peristiwa bermula ketika sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Arrozi Nur Falah (20), warga RT 026 RW 008 Desa Sukabumi, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, melaju dari arah Pugung, Tanggamus menuju Pringsewu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiba di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung, pengendara motor mencoba menyalip kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan muncul mobil Mitsubishi L300 yang dikemudikan Wawan Kurniawan (36), warga Pringsewu. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan terjadi karena diduga pengendara motor mencoba menyalip di tikungan sehingga masuk ke jalur berlawanan,” kata AKP I Kadek Gunawan.
Kasat mengungkap, akibat benturan keras tersebut, Arrozi mengalami luka serius pada kepala.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Pringsewu, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
Sementara pengemudi L300 selamat tanpa mengalami luka. Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp2 juta.
“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RSUD Pringsewu,” ujarnya.
Kesempatan itu, Kasat mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri saat berkendara.
“Kami mengimbau para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan diri menyalip di tikungan atau pada situasi minim jarak pandang. Keselamatan adalah yang utama,” imbaunya.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden lalu lintas di jalur Lintas Barat yang dikenal rawan, terutama pada titik tikungan dengan jarak pandang terbatas. (Davit)







