Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kondisi Jalan Lintas Barat yang menghubungkan Kabupaten Tanggamus dan Lampung Barat kian memprihatinkan. Jalur utama yang menjadi akses vital bagi masyarakat dan angkutan barang itu rusak parah, terutama di kawasan Register 39 Blok 3, Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS). Hingga kini, perbaikan dari pemerintah belum terlihat.
Pantauan warga pada Rabu, 19 November 2025, menunjukkan ruas jalan tersebut dipenuhi lumpur, berlubang, dan sulit dilintasi kendaraan, terutama saat hujan. Padahal jalan ini merupakan satu-satunya akses bagi masyarakat sekitar menuju kebun, jalur ekonomi, hingga transportasi penumpang dari Lampung Barat ke Bandar Lampung.
Kondisi makin ironis karena wilayah ini dikelilingi sejumlah perusahaan besar seperti PT Tanggamus Elektrik Power (TEP) sebagai pemasok listrik di Lampung, tambang emas PT Gajah Tunggal, serta kawasan penghasil kopi terbesar di Tanggamus. Namun akses jalan justru semakin memburuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yanto, seorang sopir travel, mengaku hampir setiap hari melalui jalan tersebut karena merupakan rute terdekat menuju Bandar Lampung. Namun kerusakan yang semakin parah membuat perjalanan kerap terhenti.
“Saya setiap hari lewat jalan ini, tapi sekarang kami kesulitan. Pernah kami sampai bermalam karena jalan tidak bisa dilewati, apalagi saat hujan. Kami masyarakat kecil berharap pemerintah memperbaiki jalan ini. Bukankah perbaikan jalan sekarang jadi prioritas,” kata Yanto dikutip Kamis 20 November 2025.
Seorang pelaku usaha lokal juga menyampaikan harapan agar Bupati Tanggamus yang baru dapat memberi perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut. Menurutnya, akses jalan yang layak akan membantu peningkatan ekonomi daerah dan mendukung distribusi komoditas hasil kebun.
Sementara Kepala Pekon Gunung Doh, Muzakir, membenarkan rusaknya jalan yang menjadi keluhan masyarakat. Menurutnya, kerusakan semakin berat ketika musim hujan tiba.
“Jalan di sini memang parah, apalagi kalau hujan. Mayoritas masyarakat kami berkebun di area blok, dan banyak mobil travel dari Lampung Barat lewat sini. Bahkan ada kendaraan yang terpaksa bermalam karena tidak bisa melintas. Saya banyak menerima keluhan, dan kami berharap pemerintah kabupaten bisa membenahi jalan ini,” tuturnya.
Keluhan serupa juga datang dari Pratin Woyorejo, Lampung Barat, Anton Cahyadi. Ia berharap perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Lampung Mirza.
“Masyarakat di dua kabupaten ini sangat terdampak. Saat musim hujan, jalan benar-benar parah dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat. Logistik sulit masuk, dan jika ada warga sakit, sangat menghambat penanganan. Mohon pemerintah menindaklanjuti agar kami bisa nyaman melewati jalan ini,” tegasnya.
Warga berharap perbaikan segera dilakukan mengingat jalur ini merupakan nadi pergerakan ekonomi dua kabupaten sekaligus akses penting masyarakat menuju pusat layanan dan perdagangan. (Herdi)







