Prioritastv.com, Tangerang – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan bahwa penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap enam orang yang diamankan terkait pembunuhan Danu Warta Saputra (21), pemuda asal Desa Sinar Banten, Talang Padang, Tanggamus yang ditemukan tewas terbungkus plastik di kebun pisang samping Jembatan Tol Kampung Bunder, Cikupa pada Selasa 18 November 2025, lalu.
Menurut Kapolresta, penyidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologis lengkap, termasuk motif para pelaku.
Ia menyebut pihaknya masih mendalami dugaan kuat bahwa pembunuhan tersebut berkaitan dengan pencurian dengan kekerasan, mengingat kendaraan milik korban dijual oleh terduga pelaku setelah kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perkembangan hasil pemeriksaan lebih lanjut akan disampaikan dalam konferensi pers resmi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” kata Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Selasa 25 November 2025.
Indra mengatakan seluruh pelaku yang terlibat dalam pembunuhan maupun proses penjualan motor korban sudah diamankan di Polsek Cikupa.
Mereka menjalani pemeriksaan mendalam untuk memastikan peran masing-masing. Barang bukti yang diamankan meliputi sepeda motor korban, pakaian korban, uang tunai Rp1,3 juta, plastik hitam, karung, tambang, serta satu bantal yang digunakan untuk membungkus jenazah.
BACA JUGA :
Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang belum terungkap. Ia memastikan kasus tersebut akan dirilis secara lengkap setelah seluruh rangkaian pemeriksaan rampung.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber tersangka utama inisial SA berasal dari Lampung Tengah, merupakan teman danu dan tinggal bersebelahan di Tangerang. Diduga ingin kuasai motor korban hingga nekat menghabisi Danu.
Kepala Pekon Sinar Banten: Korban Anak Yatim yang Jadi Tulang Punggung Keluarga
Kepala Pekon (Kakon) Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Tanggamus, Amin Jasuta, menjelaskan bahwa Danu merupakan anak yatim yang menjadi tulang punggung keluarga, termasuk membiayai adik-adiknya yang masih sekolah.
Danu bekerja di PT Global di Tangerang pada bagian produksi bahan pembuatan. Ia merantau di Tangerang sekitar dua tahun dan kerap berpindah-pindah pekerjaan, dengan pekerjaan terakhir yang dijalani selama lebih dari enam bulan.
“Korban anak yatim, tulang punggung keluarga. Adik-adiknya masih sekolah dan selama ini dia yang membiayai,” ungkap Amin.saat dikonfirmasi Biro Kabupaten Tanggamus, Lampung pada Kamis 20 November 2025, sore.
Ia juga menyebut adanya sejumlah kejanggalan saat jasad ditemukan. Menurutnya, korban diketahui membawa sepeda motor, namun kendaraan tersebut tidak ditemukan hingga kini. Selain itu, kepala korban dalam kondisi terbungkus plastik saat ditemukan warga.
“Motornya tidak ada, dan kepala korban dibungkus. Jadi kami menduga korban dibunuh. Harapan keluarga, kasus ini cepat terungkap,” tandasnya. (Ubay)







