Netizen Heboh Soal Bansos di Tanggamus, Facebook Tiyuh Marga Kencana Tulang Bawang Barat Jelaskan Prosedurnya, Warga Diingatkan Mekanisme Penetapan Data

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 14:19

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kepalo Tiyuh Marga Kencana Tulang Bawang.

Kantor Kepalo Tiyuh Marga Kencana Tulang Bawang.

Prioritastv.com, Tulang Bawang Barat, Lampung – Melalui unggahan resmi di laman Facebook, Pemerintah Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menyampaikan imbauan penting terkait mekanisme penetapan data penerima bantuan sosial (bansos).

Edukasi ini disampaikan karena masih banyak warga yang salah memahami proses pendataan hingga menentukan penerima program seperti PKH, BPNT/CPP, BLT Kesra, maupun Bantuan Pangan.

Dalam penjelasannya, pemerintah tiyuh menekankan bahwa RT maupun RW bukan pihak yang menentukan warga “dapat atau tidak dapat” bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perangkat lingkungan hanya berperan memberikan rekomendasi jika ada warga belum masuk data, membantu perbaikan administrasi kependudukan, serta melaporkan kondisi sosial di wilayahnya,” tulis unggahan yang dikutip Sabtu 29 November 2025.

Dijelaskan pula bahwa sumber utama data penerima bansos berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyusun data sosial ekonomi melalui pendataan seperti Regsosek, Sensus Penduduk, Susenas, hingga data kesejahteraan rumah tangga.

Dari pendataan itu, rumah tangga dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan sebagai dasar penentuan calon penerima bantuan.

Setelah proses penyusunan data oleh BPS, pemerintah pusat kemudian menggabungkannya dengan data lain seperti data Dukcapil terkait NIK dan KK, data Kemensos termasuk DTKS, hasil pemutakhiran lapangan, serta validasi pemerintah daerah.

“Semua informasi tersebut kemudian dipadukan hingga menghasilkan satu basis data nasional bernama DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi),” jelasnya.

Melalui unggahan itu, Pemerintah Tiyuh Marga Kencana berharap masyarakat dapat memahami proses tersebut dengan lebih jelas sehingga tidak lagi menilai RT, RW, atau pemerintah tiyuh sebagai penentu penerima bansos.

Warga juga diimbau memanfaatkan Aplikasi Cek Bansos dari Kementerian Sosial untuk melihat status bantuan atau mengajukan permohonan jika merasa layak namun belum terdata.

“Semoga informasi ini dapat dipahami seluruh masyarakat,” tulis pemerintah tiyuh dalam unggahannya. (Erwin)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru