Warga Pekon Sukamulya Pugung Tanggamus Harap Oknum Guru Ngaji Pelaku Pelecehah Anak Dihukum atau Diusir

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Juni 2023 - 11:03

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pekon Sukamulya Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. (Dok : Zainal/FWK-KT)

Kantor Pekon Sukamulya Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. (Dok : Zainal/FWK-KT)

Prioritastv.com, Tanggamus – Sejumlah warga Pekon Sukamulya Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus kembali angkat bicara paska turunnya pihak P2TP2A yang tidak melakukan langkah hukum atas pelecehan terhadap belasan anak di pekon setempat.

Seperti disampaikan oleh S, ketika warga berharap perhatian pemerintah dapat menjadi penghubung guna menggiring oknum guru ngaji inisial RM kepada pihak hukum, namun P2TP2A hanya berpatokan kepada damai tingkat dusun.

Untuk itu, S selaku warga yang tahu adanya peristiwa pelecehan tersebut, kembali berharap perhatian khususnya kepada kepolisian guna menindaklanjuti permasalahan tersebut sehingga masyarakat percaya adanya hukum berpihak kepada rakyat kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak kami disini sudah sulit pendidikan, ketika anak-anak mau mengaji, tapi oknum RM memanfaatkannya untuk hawa nafsu dirinya sendiri,” kata S, Kamis 15 Juni 2023.

Kesempatan itu, S juga meminta pihak kepolisian tidak ragu-ragu, dalam penanganan oknum guru ngaji tersebut, ataupun jika memang tak bisa masuk ranah pidana, diharapkan RM untuk meninggalkan kampung.

“Ya kalo memang enggak dihukum, biarlah dia meninggalkan kampung. Biar kami ino enggak cemas, biar kami enggak resah. Karna ini penyakit,” tegasnya.

Terpisah, Kakon Sukamulya Hi. Suherman yang genap 3 hari menjabat saat dimintai keterangan terkait keluhan warganya itu enggan memberikan pernyataan apapun dan meminta agar tak mengkonfirmasinya.

“Kalo saya ngasih statment takutnya jadi bumerang bagi masyarakat,” singkatnya.

Untuk diketahui, permasalahan pelecehan oknum guru ngaji kepada belasan muridnya, namun selalu terganjal kata “damai”, padahal menurut Retno Listyarti selaku Pemerhati Anak dan Ketua Dewan Pakar FSGI, meskipun pelaku dan keluarga korban sudah damai, namun tidak menggugurkan pidananya.

“Seharusnya tidak adabmediasi dalam kasus kekerasan seksual. Ini juga bukan delik aduan, jadi Polda Lampung bisa segera menangkap pelaku dan memeriksanya,” kata Retno di Jakarta, 14 Juni 2023.

Disampaikan juga oleh Ketua Forum Wartawan Kompeten Kabupaten Tanggamus (FWK-KT), bahwa selain mencederai rasa keadilan sang korban, upaya ”damai” yang tidak disertai proses hukum terhadap pelaku juga akan melanggengkan praktik kekerasan seksual karena tidak ada efek jera pada pelaku.

Hardi mengaku akan mendorong perkara tersebut terungkap dengan gamblang dan akan melaporkan kepada Kementerian PPA Republik Indonesia, Komnas Perempuan dan Komnas Anak.

“Kami harap aparat penegak hukum khususnya Polres Tanggamus dapat bergerak melalukan penyelidikan sehingga para korban merasakan keadilan,” tegasnya. (Tim FWK-KT)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru