Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi di kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan pada Kamis, 1 Januari 2026, lalu. Peristiwa tersebut mengakibatkan meninggalnya dua wisatawan, yakni ananda Disna binti Zubaidi dan ananda David bin Afrizal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Riza Husna, bersama seluruh jajaran menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Atas nama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saya Riza Husna selaku Plt Kepala Dinas beserta jajaran mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi di wisata Air Terjun Wallalaan,” kata Riza Husna dalam keterangan video resmi yang diterima Media Prioritastv.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi mempublikasikan foto maupun video yang tidak pantas serta tidak menyudutkan pihak keluarga ataupun pihak lain.
Imbauan ini disampaikan atas permohonan keluarga almarhum dan almarhumah, yang telah mengikhlaskan kepergian kedua ananda tersebut.
“Kami meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat menahan diri dan tidak menyebarluaskan konten yang dapat melukai perasaan keluarga. Mari kita hormati duka yang sedang mereka rasakan,” tambahnya.
Riza Husna juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar almarhumah Disna binti Zubaidi dan almarhum David bin Afrizal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga amal ibadah almarhum dan almarhumah diterima, serta segala khilaf dan kesalahan diampuni oleh Allah SWT,” tutupnya.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan penguatan aspek keselamatan di kawasan wisata guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







