Santunan Rp3 Juta untuk Dua Korban Tenggelam di Way Lalaan Tanggamus, Keluarga Nyatakan Ikhlas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:11

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rumah duka, Devi Friza (34) kaos hitam di dampingi Muhijar (58) kaos panjang biru dan Kerabat saat di jumpai awak media di kediamannya di Pekon Belu Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus, Sabtu (10/01/2026) | Media Prioritastv.com.

Suasana rumah duka, Devi Friza (34) kaos hitam di dampingi Muhijar (58) kaos panjang biru dan Kerabat saat di jumpai awak media di kediamannya di Pekon Belu Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus, Sabtu (10/01/2026) | Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung – Pemerintah Kabupaten Tanggamus memberikan santunan sebesar Rp3 juta kepada keluarga dua anak korban tenggelam di objek wisata Air Terjun Way Lalaan, Kabupaten Tanggamus.

Santunan diserahkan saat Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus bersama perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus melakukan takziah ke rumah duka.

Nilai bantuan tersebut dibagi untuk dua korban, sehingga masing-masing keluarga menerima sekitar Rp1,5 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua salah satu korban, Devi Friza (34), menyatakan pihak keluarga menerima santunan tersebut dan memilih tidak mempermasalahkan nominal bantuan yang diberikan pemerintah daerah.

“Kami tidak hitung-hitungan soal uang. Kami sudah ikhlas,” kata Devi kepada wartawan, Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Disinggung atas pernyataan Dinas Pariwisata atas video yang diterima Media Prioritastv.com, Devi menyebut bahwa memang benar pihaknya meminta agar masyarakat tidak memposting.

BACA JUGA : Aliran Way Lalaan Tanggamus Diduga Sengaja Digali 2 Meter Jadi Kolam Tanpa Peringatan, Sebabkan Dua Bocah Tenggelam.

“Memang benar kami meminta agar dinas mengklarifikasi agar masyarakat tidak memposting video dan foto anak kami. Kami juga meminta agar masyarakat tidak menyalahkan keluarga karena lalai, karena ada komentar bilang kalo keluarga sibuk main hp saat anak mandi,” bebernya.

Ayah Devi, Muhijar (58), mengatakan saat peristiwa tenggelam terjadi, mereka tidak berada di Tanggamus karena bekerja sebagai buruh harian di Provinsi Bengkulu.

“Kami kerja di Bengkulu karena di sini sulit cari kerja,” katanya.

Muhijar menambahkan, keluarga korban tidak berniat melaporkan atau memperpanjang persoalan hukum terkait insiden tersebut.
Namun, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kawasan wisata Way Lalaan.

“Kami sudah merasakan sakitnya. Jangan sampai orang tua lain merasakan hal yang sama,” tandasnya.

Diketahui, dua anak tersebut meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan wisata Way Lalaan pada 1 Januari 2026. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan memunculkan sorotan terhadap aspek keselamatan pengunjung di destinasi wisata tersebut. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru