Perkelahian Usai Kecelakaan di Bantul, Mahasiswa Asal Papua Tengah Tewas Ditusuk

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:05

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Duka di Gang Puntodewo, Sidorejo, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (17/1/2026) pagi.

Suasana Duka di Gang Puntodewo, Sidorejo, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (17/1/2026) pagi.

Prioritastv.com, Jakarta – Seorang mahasiswa ditemukan meninggal dunia setelah terlibat perkelahian di kawasan Gang Puntodewo, Sidorejo, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (17/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.45 WIB dan sempat menggegerkan warga setempat.

Korban diketahui berinisial AG (20), mahasiswa yang berdomisili di Yogyakarta dan berasal dari Papua Tengah. Korban meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami luka tusuk serius di bagian dada akibat senjata tajam.

Informasi awal mengenai kejadian ini ramai beredar di media sosial. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bahwa korban terlibat perkelahian yang berujung fatal dan pelaku melarikan diri usai kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga tampak meletakkan bunga di depan salah satu rumah di Gang Puntodewo yang berada tak jauh dari tempat kejadian perkara.

Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa korban merupakan warga Badawo, Kecamatan Wegee Muka, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

“Kejadian berawal sekitar pukul 07.45 WIB. Dua orang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras berboncengan sepeda motor dari arah selatan ke utara gang. Sesampainya di dekat warung, motor menabrak pohon tanjung kecil,” jelas Rita.

Setelah kecelakaan tersebut, salah satu dari mereka diduga mengamuk dan menyerang korban menggunakan senjata tajam. Usai melakukan penusukan, pelaku sempat mengancam warga dengan mengacungkan senjata tajam sehingga warga memilih menjauh dari lokasi.

“Pelaku mengamuk ke arah warga dengan mengacungkan sajam. Karena takut, warga kabur. Pelaku kemudian meninggalkan TKP ke arah utara,” tambah Rita.

Rita menyatakan saat ini masih melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya telah dikantongi. “Pelaku masih dalam proses lidik,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru