Ketua DPRD Metro Turun Tangan, Janjikan Koordinasi dengan Wali Kota Selesaikan Tunggakan Gaji dan TPG Guru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:07

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Metro, Lampung – Sorotan terhadap keterlambatan pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Guru (TPG) di Kota Metro mendapat respons langsung dari pimpinan legislatif. Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, menyatakan akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, untuk mencari solusi terbaik, Sabtu (24/1/2026).

Pernyataan ini disampaikan di tengah keresahan yang semakin meluas di kalangan tenaga pendidik, yang hingga kini belum menerima hak finansial mereka sesuai jadwal. Ria Hartini mengaku telah menjalin komunikasi dengan eksekutif, meski mengakui bahwa penundaan masih terjadi.

“Kami terus berkomunikasi dengan Pak Wali untuk mencari solusi terbaik. Memang ada beberapa pembayaran yang tertunda, tapi kami terus memantau,” ujar Ria Hartini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski menyebutnya sebagai “penundaan,” Ketua DPRD dari PDI Perjuangan ini tidak memberikan detail mengenai jumlah guru yang terdampak, jenis pembayaran yang tertunda, atau timeline pencairan yang pasti. “Saya belum bisa menjabarkan sedetail itu. Kami masih dalam proses koordinasi,” tambahnya.

Isu ini semakin kompleks dengan adanya tunggakan TPG sebesar Rp1,53 miliar yang hingga kini belum jelas statusnya. Ria Hartini mengakui bahwa persoalan tersebut masih dalam pembahasan dan belum ada kepastian.

“Masih dalam pembahasan. Kami belum bisa memastikan arahnya. Mohon para guru bersabar,” imbaunya.

Situasi ini semakin mempertajam sorotan terhadap kondisi keuangan daerah, terutama setelah sebelumnya terungkap adanya tunda bayar proyek infrastruktur dan realisasi pendapatan daerah yang kurang optimal. Keterlambatan pemenuhan hak guru—yang telah berstatus sebagai PPPK Paruh Waktu—dinilai sebagai indikator tekanan fiskal yang sedang dihadapi Pemkot Metro.

Dengan janji koordinasi ini, DPRD seakan mengambil peran sebagai penengah dan pengawal. Namun, para guru dan publik menanti lebih dari sekadar pernyataan. Mereka menunggu komitmen nyata, kejelasan anggaran, dan timeline pembayaran yang transparan, agar hak-hak pendidik—yang menjadi ujung tombak kemajuan pendidikan di Metro—tidak terus menjadi korban ketidakpastian. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru