Prioritastv.com, Lampung Timur – Masyarakat Lampung diminta lebih bijak dalam menyikapi berbagai konten yang beredar di media sosial. Imbauan ini disampaikan menyusul viralnya sebuah video yang menarasikan adanya tindakan kekerasan oleh tiga oknum pegawai negeri sipil (PNS) terhadap seorang kakek pengendara sepeda yang diduga menyenggol mobil di wilayah Lampung Timur.
Video tersebut sempat menuai reaksi luas dari warganet karena menampilkan adegan yang dianggap memperlihatkan seorang aparatur sipil negara memaki dan memperlakukan kasar seorang lanjut usia.
Namun, setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi, diketahui bahwa video tersebut bukanlah kejadian nyata, namun bagian potongan dari konten youtube kanal Tawakal TV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kru Tawakal TV melalui pernyataan resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan seluruh masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.
Mereka menegaskan bahwa video tersebut merupakan konten parodi YouTube dan para pemeran di dalamnya bukan merupakan pegawai pemerintah daerah maupun perwakilan instansi mana pun.
“Kami menyampaikan bahwa video tersebut hanya merupakan konten hiburan. Pemeran di dalam video bukan PNS atau pegawai pemda, dan tidak ada kaitannya dengan instansi mana pun. Video kami diambil tanpa izin, dipotong, lalu diunggah ulang dengan narasi berbeda sehingga maknanya menjadi keliru,” ujar salah satu kru Tawakal TV dalam video klarifikasi yang diunggah Dinas Kominfo Lampung Timur.
Pihak kru juga menegaskan tidak ada niat untuk menjelekkan institusi mana pun. Mereka menyatakan bahwa segala bentuk pengunggahan ulang, perubahan judul, deskripsi, maupun penambahan narasi di luar tanggung jawab mereka.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah turut menanggapi video viral tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah dilakukan klarifikasi, video tersebut dipastikan merupakan konten parodi dan bukan peristiwa yang benar-benar terjadi.
“Karena video itu terpotong dan tersebar tanpa konteks, maka menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Timur untuk lebih bijak menggunakan media sosial serta memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya,” kata Ela Siti Nuryamah, Selasa 27 Januari 2026.
Ia menegaskan, atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, pihaknya berkomitmen menjaga kepercayaan publik serta meluruskan setiap informasi yang tidak benar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, kami terus berkomitmen menjaga kepercayaan publik dan meluruskan seluruh informasi yang tidak benar,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas kebenarannya. (*)

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68







