Kondisi Korban KDRT di Kota Agung Tanggamus Membaik, Ika Bantah Isu Perselingkuhan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:08

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat tersangka mendapatkan perawatan medis usai menyerahkan diri dan saat korban Ika ketika berada di RSUDAM Bandar Lampung | ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto saat tersangka mendapatkan perawatan medis usai menyerahkan diri dan saat korban Ika ketika berada di RSUDAM Bandar Lampung | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kondisi kesehatan R alias Ika (43), korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan terus mengalami perkembangan positif. Korban yang sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk dan sayatan senjata tajam kini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Ika yang telah berkomunikasi dengan lancar juga memberikan klarifikasi terkait isu perselingkuhan yang sempat beredar di tengah masyarakat dan disebut sebagai pemicu terjadinya peristiwa KDRT tersebut.

Ika dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada perselingkuhan sebagaimana yang ramai diberitakan, dan kekerasan yang dialaminya murni merupakan tindakan sepihak dari suaminya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau memang saya berselingkuh, mungkin sejak lama saya sudah meninggalkan dia. Faktanya, saya tetap bertahan,” kata Ika dikutip Sabtu 5 Februari 2026.

Ia juga meluruskan isu lain terkait dugaan adanya panggilan telepon dari pria lain serta tuduhan bahwa dirinya lebih dulu mengancam menggunakan pisau. Menurutnya, semua informasi tersebut tidak benar dan muncul karena asumsi sepihak dari pelaku.

“Semua itu tidak sesuai fakta. Saat kejadian saya belum bisa memberikan keterangan karena kondisi saya masih sakit,” tambahnya.

Sementara itu, pihak keluarga besar korban berharap aparat penegak hukum dapat memberikan hukuman setimpal kepada pelaku serta menangani perkara ini secara maksimal agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Sebelumnya, polisi mengungkap fakta awal terkait peristiwa penusukan yang diduga dilakukan oleh FJN (46) terhadap istrinya, R (43), pada Jumat pagi (30/1/2026) di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung.

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menjelaskan, peristiwa tersebut dipicu oleh emosi pelaku setelah korban mempertanyakan unggahan status WhatsApp yang dibuat pelaku dan dinilai menyudutkan korban. Pertanyaan tersebut memicu pertengkaran yang berujung pada tindakan kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku adalah emosi. Korban terus memarahi dan melontarkan kata-kata kasar, sehingga pelaku kehilangan kendali,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko, Sabtu (31/1/2026).

Dalam kondisi emosi, pelaku mengambil sebilah pisau dapur yang berada di ruang tamu dan menusuk korban berulang kali pada bagian vital, termasuk leher dan perut. Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke RSUD Batin Mangunang untuk mendapatkan penanganan medis. “Setelah kejadian, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Kota Agung,” jelas Kapolres.

Menurut kepolisian, hubungan rumah tangga pasangan tersebut diketahui sudah lama tidak harmonis dan kerap diwarnai pertengkaran, bahkan dipicu oleh permasalahan sepele. Namun demikian, keterangan tersebut masih bersifat awal dan akan didalami lebih lanjut melalui pemeriksaan saksi-saksi.

“Ini masih sebatas pengakuan pelaku. Penyidik akan mendalami kronologi sebenarnya,” tambahnya.

AKBP Rahmad menegaskan bahwa alasan emosi tidak dapat membenarkan tindakan kekerasan dalam rumah tangga. Pelaku tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Diketahui, peristiwa KDRT tersebut terjadi sekitar Jumat pagi (30/1/2026) pukul 08.00 WIB di kediaman pasangan suami istri di Lingkungan Taman Putra RT 22, Kelurahan Kuripan. Pelaku sempat diamankan dalam kondisi mengalami luka akibat dugaan perebutan pisau dengan korban.

Sekitar pukul 08.30 WIB, korban tiba di RS Batin Mangunang dalam kondisi kritis dengan luka tusuk di bagian dada serta luka sayat di tangan, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru