Bocah 12 Tahun di Sukabumi Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan oleh Ibu Tiri

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 01:11

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi NS saat berada di rumah sakit dalam kondisi luka sebelum meninggal dunia | ist/Media Prioritastv.com.

Kondisi NS saat berada di rumah sakit dalam kondisi luka sebelum meninggal dunia | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Sukabumi, Jawa Barat – Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun berinisial NS di Kabupaten Sukabumi dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (20/2/2026) dengan kondisi luka melepuh dan lebam di sejumlah bagian tubuh. Aparat kepolisian kini menyelidiki dugaan penganiayaan yang mengarah kepada ibu tirinya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui ayah kandung korban, Anwar Satibi (38), saat dirinya sedang bekerja di wilayah Kota Sukabumi. Ia mengaku menerima telepon dari istrinya yang meminta agar segera pulang karena anaknya dalam kondisi tidak sehat dan mengalami panas tinggi.

Setibanya di rumah, Anwar terkejut melihat kondisi putranya yang disebut mengalami luka melepuh di beberapa bagian tubuh. Ketika ditanya penyebabnya, sang istri menyampaikan bahwa luka tersebut terjadi akibat panas atau demam. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proses penanganan itu, seorang kerabat sempat berkomunikasi dengan korban dan muncul dugaan adanya tindakan kekerasan. Namun, pihak keluarga memilih menunggu hasil pemeriksaan medis secara resmi untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan autopsi dilakukan pada Sabtu (21/2/2026) untuk memastikan penyebab kematian korban serta mendalami dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga.

“Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian dan menindaklanjuti dugaan yang beredar. Kami masih menunggu hasil resmi,” ujarnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Aparat meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru