Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Seorang petani lanjut usia bernama Suratin (65), warga Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Rest Area Pringsewu, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Sebelumnya, informasi yang beredar di media sosial menyebutkan korban meninggal akibat tersambar petir. Namun setelah dilakukan penelusuran oleh keluarga, aparat pekon, serta pihak kepolisian dari Polsek Gadingrejo, dipastikan bahwa kematian korban diduga akibat riwayat penyakit yang dideritanya.
Kepala Dusun 2 Pekon Wates, Iskandar, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari Anwar, anak kandung korban, Suratin berangkat ke sawah sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB untuk memupuk tanaman padi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun hingga waktu Zuhur, korban tidak juga kembali ke rumah. Anwar kemudian berinisiatif mencari ayahnya ke sawah, namun tidak menemukannya. Ia lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar serta aparat pekon dan pihak kepolisian.
“Setelah dilakukan pencarian bersama warga di area persawahan sekitar Rest Area Pringsewu, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” kata Iskandar.
Saat ditemukan, posisi jasad korban dalam keadaan tertelungkup di pematang sawah. Di lehernya masih tergantung ember yang berisi pupuk yang sebelumnya digunakan untuk memupuk tanaman padi.
Korban diketahui mengenakan kaos oblong lengan panjang berwarna coklat dan celana training biru. Di sekitar lokasi juga ditemukan golok milik korban yang biasa digunakan saat bekerja di sawah.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga menyebut Suratin memiliki riwayat penyakit stroke dan diduga mengalami serangan jantung atau yang sering disebut masyarakat sebagai “angin duduk”.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Wates untuk pemeriksaan awal. Pihak keluarga memutuskan menolak dilakukan visum maupun autopsi.
Almarhum Suratin selanjutnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Wates pada Kamis malam (5/3/2026).
Kepergian Suratin menyisakan duka bagi keluarga dan warga sekitar. Warga yang mengenal almarhum menyebut ia dikenal sebagai sosok petani yang sederhana dan rajin bekerja di sawahnya. (*)

Samuel bernama lengkap Lamagus Roysamuel Vicner adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 16833-LSPR/WDa/DP/X/2019/02/03/87.







