Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, ketersediaan gas elpiji di Kabupaten Tanggamus terpantau aman dan tidak mengalami kelangkaan seperti yang sempat dikhawatirkan masyarakat. Kondisi ini membuat warga merasa lega karena kebutuhan memasak menjelang Lebaran dapat terpenuhi tanpa kesulitan.
Pantauan di sejumlah pangkalan dan warung pengecer di wilayah Kota Agung, Gisting, hingga Talang Padang menunjukkan distribusi gas elpiji berjalan normal.
Tabung gas ukuran tiga kilogram yang banyak digunakan masyarakat masih tersedia dan dapat diperoleh dengan mudah oleh warga.
Salah seorang warga Kota Agung, Aini (38), mengaku bersyukur karena tahun ini tidak mengalami kesulitan mencari gas elpiji seperti yang pernah terjadi pada beberapa momen sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketersediaan gas lebaran ini stabil dan sangat membantu masyarakat, terutama menjelang Lebaran saat kebutuhan memasak meningkat,” kata Aini, Senin 16 Maret 2026.
Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai cepat dalam memastikan distribusi gas elpiji tetap lancar hingga ke tingkat pangkalan.
“Kami sebagai masyarakat tentu berterima kasih kepada pemerintah karena stok gas tetap tersedia dan tidak langka. Jadi kami bisa lebih tenang mempersiapkan kebutuhan Lebaran,” tegasnya.
Terpisah, Direktur PT Media Prioritas Tivi, Kosri, S.H., S.T., turut memberikan apresiasi kepada pemerintah yang dinilai berhasil menjaga ketersediaan gas elpiji bagi masyarakat menjelang Lebaran. Menurutnya, langkah cepat dalam memastikan distribusi berjalan lancar merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini tentu patut kita apresiasi. Stabilnya stok gas elpiji menjelang Lebaran, sebab tahun sebelumnya, kelangkaan dimana-mana. Artinya pemerintah hadir dan bekerja memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Kosri.
Ia berharap kondisi stabil ini dapat terus dipertahankan hingga setelah Lebaran, sehingga masyarakat tidak lagi dihantui kekhawatiran terkait kelangkaan gas elpiji.
“Harapannya, pemerintah dapat terus melakukan pemantauan sehingga asokan tetap terjaga serta mencegah terjadinya penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







