Ditengah Anjloknya Harga Singkong, Mocaf Jadi Solusi Petani di Pringsewu Tanpa Beban APBD

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 09:16

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat para pekerja IKM Mocaf di Pekon Tulung Agung Gading Rejo ketika melaksanakan pekerjaan dan saat Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meninjau IKM setempat, Minggu 5 April 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

Kolase foto saat para pekerja IKM Mocaf di Pekon Tulung Agung Gading Rejo ketika melaksanakan pekerjaan dan saat Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meninjau IKM setempat, Minggu 5 April 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Pemerintah Kabupaten Pringsewu mendorong pengolahan singkong menjadi modified cassava flour (mocaf) sebagai solusi atas anjloknya harga komoditas tersebut yang sempat berada di bawah Rp1.000 per kilogram, bahkan menyentuh Rp400/kg.

Program ini dijalankan melalui Industri Kecil Menengah (IKM) Mocaf di Pekon Tulung Agung, Kecamatan Gadingrejo, dengan melibatkan masyarakat setempat sekaligus menyerap hasil panen petani.

Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mengatakan pengolahan singkong menjadi mocaf merupakan langkah konkret untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mocaf ini menjadi solusi bagi petani singkong yang selama ini menghadapi harga jual yang sangat rendah,” kata Riyanto, Senin 6 April 2026.

Ia menjelaskan, mocaf merupakan tepung singkong termodifikasi yang dihasilkan melalui serangkaian proses, mulai dari pengupasan, pencucian, pemotongan, perendaman dengan enzim, hingga pengeringan dan penggilingan.

Menurut dia, hasil olahan mocaf memiliki karakteristik di antara tepung tapioka dan tepung terigu, sehingga dapat digunakan untuk berbagai produk pangan seperti bakso, sosis, dan kue.

Pada tahap awal, pengelolaan dilakukan oleh Koperasi Cokroaminoto Pringsewu Makmur dengan memanfaatkan lahan milik badan usaha milik daerah (BUMD).

“Jika program ini berhasil, akan dikembangkan ke seluruh kecamatan dan berpotensi dikelola lebih luas,” ujarnya.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah membeli singkong petani dengan harga Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram, lebih tinggi dibanding harga pasar sebelumnya.

“Kami siap bersaing dengan pabrik maupun pengepul jika harga pasar meningkat,” kata Riyanto.

Ke depan, produksi mocaf ditargetkan mampu menampung hasil panen tidak hanya dari Pringsewu, tetapi juga dari daerah lain di Provinsi Lampung.

Namun demikian, ia mengakui pemasaran produk masih menjadi tantangan. Pemerintah berupaya menjaga harga jual mocaf tetap terjangkau, yakni sekitar Rp15.000 per kilogram, guna mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Mocaf diharapkan tidak hanya menstabilkan harga singkong, tetapi juga membantu UMKM agar lebih berkembang,” ujar dia. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru