DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 19:08

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmat Hidayat Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus saat memberi keterangan pers di ruang kerjanya, Senin 27 April 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Rahmat Hidayat Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus saat memberi keterangan pers di ruang kerjanya, Senin 27 April 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) memperkuat langkah mitigasi kekeringan di sektor pertanian guna mengantisipasi potensi fenomena El Nino pada tahun 2026.

Upaya tersebut dilakukan melalui monitoring dan evaluasi (monev) di sejumlah wilayah rawan kekeringan, terutama kecamatan dengan lahan persawahan tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan.

Sekretaris DKPTPH Tanggamus, Rahmat Hidayat, mewakili Kepala Dinas Alkat Alamsyah, menyampaikan bahwa pihaknya mengoptimalkan penggunaan pompa air (pompanisasi) yang telah disalurkan kepada kelompok tani (Gapoktan) pada tahun 2024–2025. Selain itu, perbaikan jaringan irigasi juga terus diupayakan di wilayah yang berpotensi terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang menjadi kekhawatiran adalah lahan sawah tadah hujan, karena sepenuhnya bergantung pada curah hujan. Jika curah hujan rendah, maka risiko gagal panen akan tinggi. Ini yang kita antisipasi dengan memaksimalkan pompa air dari sumber air terdekat seperti sungai,” kata Rahmat, Rabu (29/4/2026).

Ia juga menegaskan pentingnya pengecekan kondisi jaringan irigasi pertanian di berbagai wilayah. Sejumlah titik irigasi saat ini tengah diusulkan untuk mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat.

Beberapa wilayah yang dinilai berpotensi terdampak signifikan di antaranya Kecamatan Pematang Sawa, Bulok, Pugung, hingga Kelumbayan. Menurut Rahmat, karakteristik lahan di tiap kecamatan berbeda, tidak semuanya berupa hamparan sawah luas, melainkan juga terdapat area pertanian berbentuk spot-spot atau boloran.

“Untuk wilayah seperti Kelumbayan, mayoritas merupakan sawah tadah hujan. Sementara spot-spot pertanian hampir tersebar di seluruh kecamatan di Tanggamus,” jelasnya.

Ia menyebut, komoditas yang paling terdampak adalah padi, mengingat kebutuhan air yang tinggi. Sementara jagung dinilai lebih tahan terhadap kondisi kekeringan, meski hasil produksinya bisa menurun.

Selain pompanisasi, DKPTPH Tanggamus juga mengusulkan perbaikan irigasi tersier ke pemerintah pusat. Irigasi tersier merupakan saluran akhir yang mendistribusikan air langsung ke lahan pertanian.

“Mudah-mudahan usulan perbaikan irigasi ini dapat segera terealisasi, sehingga dampak El Niño terhadap petani tidak terlalu signifikan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru