Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pemerintah Kabupaten Tanggamus mulai mematangkan rencana pembangunan infrastruktur melalui skema pinjaman daerah senilai Rp65 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI. Langkah itu ditandai dengan rapat koordinasi bersama tim PT SMI di ruang rapat utama Kantor Bupati Tanggamus, Senin sore, 18 Mei 2026.
Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto didampingi jajaran asisten dan kepala OPD terkait. Sementara Tim PT SMI dipimpin Joan Juliandi Tampubolon bersama Pebriana.
Dalam rapat tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek penting terkait pengajuan pinjaman daerah, mulai dari kesiapan dokumen, desain teknis hingga dampak ekonomi pembangunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Tanggamus memaparkan kesiapan administrasi, teknis hingga manfaat ekonomi dari proyek pembangunan yang diajukan.
Dalam sambutannya, Wabup Agus Suranto memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Tanggamus, mulai dari sektor perkebunan kopi, pertanian hingga kawasan pesisir yang menjadi kekuatan ekonomi daerah.
Ia menyebut Kabupaten Tanggamus memiliki garis pantai sekitar 202 kilometer yang membentang dari wilayah Teluk Semaka hingga Kelumbayan dan berpotensi besar dalam sektor perikanan maupun pariwisata.
Selain itu, Tanggamus juga dikenal sebagai salah satu sentra kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung dengan luas perkebunan mencapai lebih dari 41 ribu hektare.
“Produk unggulan berupa kopi, persawahan dan perkebunan kita Alhamdulillah luas dan potensinya baik. Bahkan pada masanya dulu, beras dari Tanggamus pernah masuk ke Istana Presiden,” kata Agus Suranto di hadapan tim PT SMI.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, menjelaskan bahwa kunjungan tim PT SMI merupakan bagian dari tahapan verifikasi sebelum keputusan final pinjaman ditetapkan.
“Hari ini dipimpin Pak Wakil Bupati menerima dan menyambut kedatangan tim PT SMI. Besok akan dilakukan verifikasi teknis di Bappeda sebelum penilaian lapangan. Ada tiga aspek penilaian utama dari PT SMI, yakni kelengkapan dokumen, kesiapan penganggaran, dan kemanfaatan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Hendra.
Menurutnya, total pinjaman sebesar Rp65 miliar tersebut akan digunakan untuk pembangunan 15 titik infrastruktur yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanggamus.
“Dari 15 titik itu terdiri dari 13 ruas jalan dan 2 jembatan. Lokasinya tersebar mulai dari Kelumbayan, Wainipah, Kotaagung, Talang Padang dan kecamatan lainnya. Infrastruktur ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Hendra menambahkan, proses verifikasi lapangan nantinya akan melibatkan seluruh camat dari wilayah lokasi pembangunan. Ia berharap proses penilaian dari PT SMI dapat rampung dalam waktu satu bulan ke depan.
“Insya Allah akhir Juni sudah ada keputusan final berkaitan dengan pinjaman PT SMI ini. Kalau sudah disetujui, Juli proses lelang selesai dan Agustus paket pekerjaan sudah terkontrak,” tambahnya.
Sementara itu, Tim Leader Pembiayaan Publik PT SMI, Joan Juliandi Tampubolon, mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh kesiapan Pemkab Tanggamus sebelum proyek dibiayai melalui skema pinjaman daerah.
“Kami ingin memastikan kesiapan dokumentasi penganggaran, kesiapan teknis seperti desain dan RAB, serta kesiapan aspek sosial dan manfaat ekonominya. Yang paling penting bagi kami, manfaat proyek harus lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan,” ujar Joan.
Ia menjelaskan, PT SMI akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen teknis hingga kondisi lapangan agar proyek yang diajukan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Dua hari ke depan kami akan banyak berdiskusi dengan OPD terkait. Kami ingin memastikan antara perencanaan, dokumen teknis dan kondisi lapangan benar-benar sinkron,” katanya.
Menurut Joan, pembangunan jalan dan jembatan yang diusulkan Pemkab Tanggamus diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah dan memperlancar akses masyarakat.
“Jalan dan jembatan yang diusulkan ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi daerah sehingga nantinya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut para asisten Setdakab Tanggamus, Kepala BKAD Afrida Susanti, Kadis PUPR Belly Palupi, Kepala Bapperida Doni Sangaji Barisang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Keimas Yusfi, Kepala Dinas Kominfo Sohartono, Kabag Adbang, Sekretaris Inspektorat, Plt Kabag Umum, Kabid Bina Marga PUPR, serta sejumlah OPD lainnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







