Prioritastv.com, Empat Lawang, Sumatera Selatan – Warga Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, digegerkan dengan kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan seorang menantu terhadap mertuanya sendiri. Kasus ini semakin menjadi perhatian setelah video pengakuan terduga pelaku viral di media sosial.
Korban diketahui bernama Aminah binti M. Ani, warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi. Sebelumnya korban dilaporkan hilang saat berada di kebun miliknya di wilayah Talang Ngongop.
Informasi yang beredar menyebutkan, peristiwa dugaan pembunuhan itu terjadi pada Selasa 19 Mei 2026. Terduga pelaku diduga memukul korban hingga pingsan. Korban kemudian diduga meninggal dunia dan jasadnya disebut dibuang ke wilayah Talang Jerambah menggunakan karung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Video pengakuan terduga pelaku yang beredar di sejumlah akun Facebook memperlihatkan pria tersebut tertunduk saat menjalani interogasi di lapangan oleh aparat kepolisian. Rekaman itu pun memicu kemarahan warga dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Sebelumnya, korban sempat dicari keluarga, warga, dan aparat kepolisian sejak Kamis 21 Mei 2026. Fakta yang membuat warga semakin geram, terduga pelaku diketahui sempat ikut membantu proses pencarian korban bersama masyarakat setempat sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.
Kapolsek Ulu Musi Iptu Arsan Fajri turut turun langsung memimpin pencarian di lokasi kebun korban yang berada di area terpencil.
“Kami bersama warga dan keluarga melakukan pencarian di area kebun korban setelah adanya laporan orang hilang,” kata Arsan Fajri.
Dalam proses pencarian tersebut, warga menemukan sejumlah barang milik korban di sekitar pondok kebun, seperti keranjang berisi buah lada, sebilah parang, dan satu botol air minum. Selain itu, ditemukan pula satu unit handphone tanpa kartu SIM di sebuah tebat atau kolam yang berada tidak jauh dari pondok.
“Di lokasi kami menemukan beberapa barang milik korban, termasuk handphone tanpa kartu SIM yang ditemukan di sekitar tebat dekat pondok kebun,” lanjutnya.
Arsan Fajri menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif dan keberadaan jasad korban.
“Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari keberadaan korban dan mendalami motif dugaan pembunuhan tersebut,” tandasnya. (Hasan)

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68







