Prioritastv.com, Lampung Timur – Tim Resmob Satreskrim Polres Lampung Timur berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Tomas Agung Adi Wijaya alias Totok (26), warga Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai. Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan, polisi berhasil membekuk terduga pelaku berinisial FK.
Pelaku ditangkap pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah Kecamatan Gunung Pelindung. Saat hendak diamankan, FK disebut berusaha melawan dan mencoba melarikan diri sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur berupa tembakan di bagian kaki.
Di tengah pengungkapan kasus tersebut, beredar informasi di media sosial yang menyebut pembunuhan terhadap Tomas diduga dipicu persoalan cinta segitiga dengan seorang janda yang memiliki satu anak yang disebut sebagai pemandu lagu di wilayah setempat. Namun hingga kini informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dibenarkan oleh pihak kepolisian yang masih mendalami motif pasti di balik aksi pembunuhan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Stefanus Boyoh mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena dilatarbelakangi rasa sakit hati atau dendam pribadi.
“Untuk motif dalam peristiwa itu, sementara dari pengakuan pelaku lantaran dendam pribadi. Namun kami masih mendalami lebih lanjut untuk memastikan penyebab utamanya,” kata AKP Stefanus Boyoh, Senin (1/6/2026).
Stefanus menyebut dalam roses penangkapan tidak berjalan mulus lantaran pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap petugas.
“Karena sempat terjadi perlawanan dan pelaku mencoba melarikan diri, terpaksa kami berikan tindakan tegas terukur,” tegas Stefanus.
Saat ini pelaku berikut sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Lampung Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Diketahui, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, jasad korban ditemukan dekat saluran irigasi desa setempat dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka terbuka di tubuhnya.
Luka tersebut di antaranya berada di bagian leher, pipi kiri, telinga, lengan kanan hingga jari tangan kiri yang diduga akibat sabetan senjata tajam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, korban diketahui sempat dijemput seorang pria menggunakan sepeda motor pada Minggu (31/5/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Tak lama kemudian, sejumlah warga mendengar suara cekcok dari arah area persawahan yang berjarak sekitar 300 meter dari permukiman.
Karena curiga, warga mendatangi lokasi dan menemukan Tomas sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka serius di sejumlah bagian tubuhnya. Sementara sepeda motor yang sebelumnya terlihat berada di lokasi diketahui telah meninggalkan area tersebut. (*)
Saripudin, S.Kom, M.H. adalah Wartawan yang Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.







