Akses Jalan Ditutup Tembok, Belasan KK Bingung Tak Dapat Beraktifitas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Juni 2023 - 17:56

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Jawa Timur – Beredar video akses jalan satu-satunya ditutup tetangganya yang mengklaim pemilik sertifikat dan mengaku selama ini menjadi jalan umum sudah puluhan tahun adalah miliknya, Sabtu 24 Juni 2023.

Berdasarkan data yang diterima, lokasi tersebut berada di kelurahan Bangunsari Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur tepatnya jalan Gajah Mada  RT 01 RW 07, kini warga bingung harus lewat mana.

Menurut, Supriyanto warga setempat, bahwa akses jalan kluar masuk tersebut ditutup dengan tembok sehingga ia dan warga lainnya tidak dapat lewat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan bahwa gang tersebut di huni oleh 14 KK 70 jiwa, kesemuanya bingung ketika akses jalan satu-satunya ditutup. Beruntung, warga masih bisa masuk rumah lewat akses rumah pak RT meskipun gangnya kecil.

“Kami semua bingung, untung ada rumah pak RT yang bisa dilewati, tapi hanya cukup di lewati satu orang. Sejak hari ini kendaraan kami semua tidak bisa keluar masuk. Kami titipkan di rumah pak RT,” kata dia.

Yang menjadi masalah, menurut warga lainnya bahwa dengan ditutupnya akses jalan tersebut maka warga khawatir ketika ada warga sakit ketika akan berobat susah untuk lewat apalagi kalau sampai ada yang meninggal dunia tak bisa membawa keluar.

Terlebih, mayoritas warga RT 02 RW 07 sudah sepuh alias lanjut usia, sehingga tak ada keberanian untuk memberontak atas penutupan akses jalan tersebut.

“Jalan samping rumah RT kami cukup sempit. Kalau buat lewat satu orang saja masih bisa kalau sakit atau meninggal kami repot karena tak bisa bawa keluar,” ungkap warga tersebut.

Pasca kejadian itu pihak warga hanya dapat pasrah dan diam, lantaran pasca kalah di pengadilan, warga banyak yang takut dan tak mau berbuat aneh-aneh.

“Warga pasrah menunggu sikap pemerintah melihat kejadian hal tersebut seperti apa dan berharap, pemerintah hadir dan bisa memberi solusi agar akses jalan kaki kembali dibuka,” tegasnya.

Sementara itu pemilik lahan yang menutup akses jalan tersebut hingga berita ini diterbitkan belum dapat dikonfirmasi. Sehingga maksud dan tujuan menutup akses jalan warga belum bisa terjawab. (Dekki)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru