Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 12:43

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat Tsunami yang sampai di wilayah Atinggola, Gorontalo Utara, Gorontalo dan irine peringatan tsunami dibunyikan di gedung Bele Li Mbui, Jalan Sultan Hasanuddin, Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Senin 8 Juni 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto saat Tsunami yang sampai di wilayah Atinggola, Gorontalo Utara, Gorontalo dan irine peringatan tsunami dibunyikan di gedung Bele Li Mbui, Jalan Sultan Hasanuddin, Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Senin 8 Juni 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang berpusat di wilayah Mindanao, Filipina, mengguncang sejumlah wilayah termasuk Gorontalo pada Senin (8/6/2026) pagi.

Guncangan tersebut membuat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah Indonesia.

Sirene peringatan dini tsunami juga dibunyikan di Kabupaten Gorontalo Utara sebagai bentuk kewaspadaan. Sejumlah warga terlihat meninggalkan kawasan pesisir setelah mendapatkan informasi potensi tsunami dan bergerak menuju lokasi yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman video warga, kepanikan sempat terjadi di beberapa lokasi, termasuk sejumlah siswa sekolah yang menangis saat mendengar bunyi sirene peringatan tsunami.

Dampak gempa Filipina juga terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia. Gelombang tsunami tercatat di beberapa wilayah, di antaranya Melonguane, Sulawesi Utara pada pukul 08.27 WITA dengan tinggi gelombang sekitar 0,19 meter, Ulu Siau, Sulawesi Utara pada waktu yang sama dengan tinggi sekitar 0,18 meter, serta Kedi, Halmahera Barat pada pukul 09.20 WIT dengan tinggi sekitar 0,09 meter.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan, gempa tersebut dipicu aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina dan bukan berasal dari zona megathrust.

“Gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina. Memang untuk data dari Pusat Gempa Nasional, wilayah Laut Filipina ini sudah tidak masuk dalam zona Megathrust, dan ini adalah zona subduksi,” kata Wijayanto.

Hingga kini, petugas BPBD bersama TNI dan Polri terus melakukan pemantauan kondisi lapangan.

 

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada terhadap potensi gempa susulan, serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru