Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Bangunan Rusak di Palolo hingga Pasien RS Dievakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:48

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto sejumlah kerusakan di beberapa wilayah Sulawesi Tengah dan saat pasien RS Samaritan Palu dievakuasi ke luar ruangan, Selasa 16 Juni 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Kolase foto sejumlah kerusakan di beberapa wilayah Sulawesi Tengah dan saat pasien RS Samaritan Palu dievakuasi ke luar ruangan, Selasa 16 Juni 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah wilayah terdampak. Selain merusak rumah warga dan fasilitas umum, gempa juga memicu kepanikan masyarakat di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Poso hingga Parigi Moutong.

Kerusakan cukup banyak dilaporkan terjadi di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, yang berada tidak jauh dari pusat gempa. Sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan berat bahkan roboh akibat kuatnya guncangan. Pendataan masih terus dilakukan karena diperkirakan masih banyak bangunan rusak di wilayah pelosok yang belum sepenuhnya terjangkau petugas.

Salah satu unggahan warga melalui akun Facebook Sertin Sertin memperlihatkan kondisi bangunan yang ambruk akibat gempa. Dalam unggahan tersebut juga terlihat sebuah gereja mengalami kerusakan cukup parah pada bagian bangunannya. Sementara di Kota Palu, sejumlah pasien di Rumah Sakit Samaritan dievakuasi ke area terbuka setelah guncangan kuat dirasakan. Pasien, keluarga pasien, dan tenaga kesehatan berhamburan keluar gedung sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 Lintang Selatan dan 120,24 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

“Episenter gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala,” kata Abdul Muhari dalam siaran pers BNPB.

Menurut Abdul Muhari, guncangan dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Di Kota Palu, getaran berlangsung sekitar 4 hingga 6 detik sehingga membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Di Kota Palu, guncangan dirasakan kuat selama sekitar 4 hingga 6 detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD Kota Palu segera melakukan pemantauan dan asesmen cepat pascagempa,” ujarnya.

Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama sekitar dua detik. Masyarakat sempat panik, sementara BPBD setempat melakukan monitoring terhadap kemungkinan dampak yang terjadi.

Guncangan juga dirasakan kuat di Kabupaten Poso selama kurang lebih enam detik. Warga dilaporkan panik dan hingga kini BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan di lapangan.

Sementara di Kabupaten Sigi, gempa dirasakan selama sekitar lima detik. Warga berhamburan keluar rumah untuk menghindari risiko apabila terjadi gempa susulan.

“BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak,” lanjut Abdul Muhari.

Adapun di Kabupaten Parigi Moutong, getaran dirasakan oleh banyak warga baik di dalam maupun di luar rumah. Sejumlah warga melaporkan jendela dan pintu berderik, sementara dinding bangunan mengeluarkan suara akibat kuatnya guncangan. BNPB mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa wilayah terdampak.

“Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong,” ungkap Abdul Muhari.

Namun, lanjutnya, rincian jumlah maupun tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh BPBD setempat. Pendataan terhadap kemungkinan korban jiwa dan warga yang mengungsi juga masih berlangsung.

BMKG melaporkan hingga pukul 12.17 WITA telah terjadi 13 kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi di sekitar lokasi gempa utama. Berdasarkan laporan yang berkembang hingga pukul 13.00 WIB, jumlah gempa susulan dilaporkan telah mencapai sekitar 48 kali.

“BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG,” tegas Abdul Muhari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Tim BNPB, BPBD, TNI, Polri, serta instansi terkait masih melakukan asesmen lapangan dan pendataan dampak gempa di wilayah terdampak, termasuk kemungkinan adanya warga yang mengungsi akibat bencana tersebut. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru