Tinggal Sendiri, Pria 50 Tahun Tewas Terpanggang Saat Rumahnya Terbakar di Way Kanan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:37

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Amri saat diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan, Senin 15 Juni 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Jenazah Amri saat diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan, Senin 15 Juni 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung – Seorang pria berusia 50 tahun yang diketahui tinggal seorang diri, Amri, tewas terpanggang setelah rumah semi permanen yang ditempatinya di Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, dilalap si jago merah pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.20 WIB.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah yang hangus terbakar.

Kapolsek Baradatu, AKP Sunaryo, mengatakan hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebakaran rumah itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang kemudian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran. Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini masih kami selidiki,” kata Sunaryo, Selasa (16/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena tertimpa bagian bangunan rumah yang roboh saat api membesar. Dari keterangan sejumlah saksi, warga sekitar tidak mengetahui bahwa korban masih berada di dalam rumah ketika proses pemadaman berlangsung.

“Diduga korban tertimpa kayu bagian rumah. Warga juga tidak mengetahui korban masih berada di dalam rumah hingga proses pemadaman selesai dilakukan,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi dan menerima bahwa kejadian tersebut merupakan musibah. Jjenazah Amri telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru