Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Harapan baru hadir dari pelosok Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Ahmad Sulton, anak asal Dusun Pematang Nebak, Pekon Penyandingan, berhasil lolos sebagai peserta Sekolah Rakyat (SR) tingkat SMA, program pendidikan berasrama gratis yang digagas pemerintah melalui Kementerian Sosial RI sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ahmad Sulton merupakan putra pasangan Jayadi dan Sri Wahyanti. Ia menjadi satu-satunya peserta dari Kecamatan Kelumbayan yang berhasil melewati proses seleksi administrasi dan verifikasi lapangan untuk mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut.
Sekolah Rakyat merupakan program afirmasi pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Selama mengikuti pendidikan, seluruh kebutuhan siswa ditanggung pemerintah, mulai dari biaya sekolah, asrama, seragam, perlengkapan belajar, transportasi hingga uang saku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses penjaringan peserta dilakukan melalui pendataan dan survei langsung oleh Pendamping Sosial Non Kebencanaan (PSNK) Kecamatan Kelumbayan. Dari hasil verifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga, Ahmad Sulton dinyatakan memenuhi kriteria sebagai peserta Sekolah Rakyat.
Keberangkatan Ahmad Sulton menjadi harapan baru bagi keluarga dan masyarakat Kelumbayan. Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pelepasan Ahmad Sulton berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kelumbayan, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kelumbayan Ali Imron, Ketua Komisi IV DPRD Tanggamus Romzi Edy Kepala Pekon Penyandingan Syarif Zulkarnain, pendamping sosial, aparatur pekon, serta keluarga Ahmad Sulton.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Kelumbayan Ali Imron berpesan agar Ahmad Sulton memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sebaik-baiknya selama berada di asrama.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan, patuhi seluruh aturan dan tata tertib selama berada di asrama. Kesempatan ini harus menjadi jalan untuk mengubah masa depan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Pekon Penyandingan Syarif Zulkarnain menyampaikan bahwa keberhasilan Ahmad Sulton menjadi motivasi bagi anak-anak lain di wilayahnya untuk tetap bersemangat mengejar pendidikan meski berasal dari keluarga sederhana.
“Melalui Sekolah Rakyat ini kami berharap Ahmad Sulton kelak mampu mengangkat derajat keluarganya dan menjadi contoh bagi anak-anak lainnya bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” ujarnya.
Ditempat sama, Ketua Komisi IV DPRD Tanggamus Romzi Edy juga memberikan dukungan dan motivasi agar Ahmad Sulton tidak merasa rendah diri karena berasal dari daerah pelosok. Menurutnya, kesempatan tersebut harus dijadikan sebagai langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Jangan pernah minder karena kita anak pelosok. Jangan pernah berkecil hati karena berasal dari keluarga yang tidak mampu. Justru keadaan itulah yang harus menjadi bahan bakar untuk berjuang lebih keras. Jadilah petarung di medan ilmu, buktikan bahwa anak Kelumbayan mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah,” tegas Romzi. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







