Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dugaan penyebab kebakaran gudang yang disewa owner Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, menambah titik terang. Pemilik usaha, Khoirur Rozikin alias Haji Oji, mengungkapkan berdasarkan keterangan penjaga gudang, api diduga pertama kali muncul dari bagian plafon yang menggunakan plastik atau terpal biru sebelum akhirnya merembet ke dalam gudang dan membakar puluhan kasur yang disimpan di lokasi.
Haji Oji mengatakan, dirinya mengetahui kebakaran setelah dibangunkan warga sekitar yang berteriak meminta pertolongan pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat keluar rumah, kobaran api sudah membesar sehingga tidak memungkinkan lagi untuk dipadamkan secara mandiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekitar setengah satu malam ada tetangga manggil-manggil bilang kebakaran. Saya keluar dari gerbang, api sudah besar. Saya lihat ke lokasi apinya sudah besar sekali. Setelah itu saya pulang lagi karena ingat istri saya. Yang jelas istri saya syok,” ujar Haji Oji, Sabtu 1 Agustus 2026, siang.
Ia juga memastikan saat kebakaran terjadi gudang masih dijaga oleh dua orang karyawannya. Beruntung, keduanya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Ada dua orang yang menjaga. Alhamdulillah semuanya selamat, tidak ada korban jiwa,” katanya.
Mengenai penyebab kebakaran, Haji Oji mengaku memperoleh informasi dari penjaga gudang yang melihat langsung awal munculnya api. Berdasarkan cerita tersebut, kobaran api diduga berasal dari bagian atas bangunan sebelum akhirnya jatuh ke barang-barang yang mudah terbakar.
“Yang jaga cerita, api datangnya dari atas. Di plafon itu ada plastik biru, lalu api menetes ke kasur yang ada di kamar. Dari situ api langsung membesar,” ungkapnya.
Haji Oji menjelaskan gudang yang terbakar bukan miliknya, melainkan rumah milik warga yang disewanya selama lima tahun. Bangunan tersebut baru sekitar satu tahun dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan barang dagangan untuk operasional dua gerai Diamond Berkah di Banjar Negoro dan Dadimulyo.
“Gudangnya bukan punya saya, saya kontrak lima tahun dan baru berjalan sekitar satu tahun,” jelasnya.
Akibat kebakaran tersebut, Haji Oji memperkirakan kerugian barang dagangan miliknya mencapai sekitar Rp30 juta. Meski demikian, sejumlah barang masih sempat diselamatkan sebelum api membesar. ” Masih ada yang bisa diselamatkan berupa 15 unit sepeda dan 2 motor penjaga. Kalau kerugian dagangan saya sekitar Rp30 juta,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko membenarkan bangunan yang terbakar merupakan rumah milik Yudha Herlambang yang disewa Haji Oji sebagai gudang penyimpanan barang dagangan. Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada instalasi di bagian plafon, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan Tim Identifikasi Polres Tanggamus.
Kapolsek juga menyebut total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta. Nilai tersebut merupakan akumulasi kerugian bangunan milik pemilik rumah dan barang-barang yang terbakar di dalam gudang, sedangkan kerugian barang milik Haji Oji sendiri diperkirakan sekitar Rp30 juta.
Sebelum kebakaran gudang tersebut, musibah serupa juga menimpa operasional Toko Swalayan Diamond Berkah. Pada 28 Juni 2026, Toko Swalayan Diamond Berkah 2 yang berada di Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, dilalap si jago merah dengan nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, kebakaran saat itu juga diduga dipicu korsleting listrik. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







