Prioritastv.com | Tanggamus, Lampung – Warga menemukan sesosok jenazah pria tanpa identitas di saluran irigasi (siring) wilayah Pekon Suka Bandung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, Senin (3/8/2026). Korban mengenakan baju koko lengan panjang berwarna hijau, celana kargo pendek warna krem, serta memakai sandal Swallow putih bertali biru. Hingga kini identitas korban belum diketahui
Kepala Pekon Sukabandung, Sampot Dianto, mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, korban pertama kali terlihat oleh sejumlah anak sekolah sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu korban masih berdiri di sekitar area persawahan, tepatnya di depan Bengkel Sumber Rezeki.
“Setengah dua belas siang tadi dilihat sama anak-anak sekolah, korban masih berdiri di lokasi. Kemudian sekitar pukul 12.10 WIB, warga melihat korban sudah terjatuh ke dalam siring di kawasan persawahan,” kata Sampot Dianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pihaknya melaporkan ke Polsek Talang Padang, Polres Tanggamus, serta Tim Inafis kemudian datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujarnya.
Sampot menyebut korban diperkirakan berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 50 tahun. Saat ditemukan, identitas korban belum diketahui karena belum ditemukan kartu identitas yang dapat memastikan jati dirinya.
“Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun. Identitasnya belum diketahui dan belum bisa dipastikan karena masih menunggu proses pemeriksaan,” katanya.
Usai dilakukan identifikasi di lokasi, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Talang Padang untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat masih menunggu hasil identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas maupun penyebab kematian korban. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







