Tekan Polusi Udara Pembakaran Sampah, Mahasiswa KKN Universitas Tidar Magelang Bangun Rocket Stove di Dusun Sempu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:31

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan sertifikat atas hasil pembangunan Rocket Stove guna meminimalisir asap pembakaran sampah di RT 02 Dusun Sempu, Desa Ngadirejo, Secang, Magelang dari Universitas Tidar, Minggu 2 Agustus 2026 | Dok. KKN Kelompok 15 Untidar.

Penyerahan sertifikat atas hasil pembangunan Rocket Stove guna meminimalisir asap pembakaran sampah di RT 02 Dusun Sempu, Desa Ngadirejo, Secang, Magelang dari Universitas Tidar, Minggu 2 Agustus 2026 | Dok. KKN Kelompok 15 Untidar.

Prioritastv.com, Jawa Tengah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Universitas Tidar membangun rocket stove atau alat pembakaran sampah minim asap di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) RT 02, Dusun Sempu, Desa Ngadirojo Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Program ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif, tertata, dan ramah lingkungan berada di bawah tanggung jawab Muhamad Alfi Nur Fauzi dengan Salsabila Nur Kinansih dan Raditya Aji Seno sebagai pelaksana kegiatan.

Setelah proses pembangunan selesai, rocket stove diresmikan pada Minggu, 2 Agustus 2026. Peresmian dihadiri masyarakat setempat dan dilanjutkan dengan simulasi penggunaan alat. Hasil simulasi menunjukkan proses pembakaran berjalan dengan baik serta menghasilkan asap yang jauh lebih sedikit dibandingkan metode pembakaran terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 15 Universitas Tidar berharap keberadaan rocket stove dapat menjadi solusi sederhana namun berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Dusun Sempu.

Ketua tim penanggungjawab, Muhamad Alfi Nur Fauzi mengatakan Rocket stove merupakan teknologi tepat guna yang dirancang dengan sistem sirkulasi udara yang efisien sehingga proses pembakaran berlangsung lebih sempurna.

“Dibandingkan pembakaran sampah secara terbuka, alat ini mampu menghasilkan panas yang lebih optimal dengan emisi asap yang jauh lebih sedikit. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi sederhana untuk mengurangi pencemaran udara sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat,” kata Muhamad Alfi Nur Fauzi, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pembangunan rocket stove dilaksanakan pada 27 Juli 2026 dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh, seperti bata ringan (hebel), perekat bata ringan, dan semen. Alat berukuran 120 x 60 sentimeter tersebut ditempatkan di area TPS RT 02 agar mudah dimanfaatkan warga dalam mengelola sampah yang dapat dibakar.

Secara konstruksi, rocket stove dilengkapi dengan lubang pemasukan udara untuk menjaga suplai oksigen, ruang pembakaran, cerobong di bagian atas sebagai jalur keluarnya udara hasil pembakaran, serta lubang pembuangan abu yang memudahkan proses pembersihan.

“Desain tersebut memungkinkan sirkulasi udara berjalan optimal sehingga proses pembakaran menjadi lebih efisien dengan asap yang jauh lebih minim,” jelasnya.

Muhamad Alfi Nur Fauzi berharap, melalui inovasi teknologi tepat guna ini, mahasiswa KKN Universitas Tidar berharap masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta mulai menerapkan metode pembakaran yang lebih ramah lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah dan menerapkan metode pembakaran yang lebih ramah lingkungan,” tutupnya.

Sementara itu, menurut Perwakilan RT 02, Djuremi, mengapresiasi program tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pasalnya, pembakaran minim asap ini sangat membantu agar sampah dapat dikelola dengan baik dan tidak berserakan.

“Semoga alat pembakaran ini dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan tidak menimbulkan polusi lagi,” tegas Djuremi. (Faisal)

Berita Terkait

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Berita Terbaru