Prioritastv.com, Lampung Barat – Korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di kawasan Tanjakan Cuaca, Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, diduga merupakan sales keliling atau pedagang keliling. Korban diketahui bernama M. Fahtar, yang jenazahnya telah dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Gedung Surian dan dibawa ke Jember, Jawa Timur. Sedangkan rekannya, Rudi Syaiful Rahman, mengalami luka dan kini menjalani perawatan di Sekincau.
Berdasarkan identitas yang diperoleh, M. Fahtar tercatat beralamat di Jalan Manggar, Gang Seroja, RT 00/RW 01, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Rudi Syaiful Rahman tercatat beralamat di Dusun Kidul, RT 004/RW 001, Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keduanya diketahui mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi E 3818 YBL saat mengalami kecelakaan di kawasan yang dikenal memiliki turunan cukup ekstrem tersebut, kedua korban diduga sedang melakukan aktivitas sebagai pedagang keliling atau sales. Dugaan tersebut muncul karena terdapat barang bawaan yang diduga berupa produk pembersih mesin.
Peratin Pekon Trimulyo, Buchori mengatakan bahwa korban yang meninggal dunia telah dibawa menuju Jember menggunakan ambulans Puskesmas Gedung Surian. Menurutnya, pihak keluarga korban yang berada di Jember juga telah menghubungi pihak pekon sejak malam kejadian. “Yang meninggal sudah dibawa ke Jember pakai ambulans Puskesmas GS. Semalam keluarganya yang di Jember sudah menelepon,” kata Buchori.
Sementara korban yang mengalami luka, lanjut Buchori, telah dijemput oleh temannya dan kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan di wilayah Sekincau. “Yang sakit sudah diambil temannya dan sekarang dirawat di Sekincau,” tutupnya.
Informasi lain mengenai M. Fahtar juga disampaikan melalui akun Facebook Tya Setiyowati. Dalam unggahannya disebutkan bahwa korban merupakan ayah dari rekannya dan datang ke wilayah tersebut bersama temannya untuk bekerja. “Korban tinggal bersama anaknya di Jember. Infonya ke Lampung ikut temannya bekerja,” kata Tya.
Sebelumnya, kedua korban sempat mendapatkan pertolongan warga di sekitar lokasi kejadian sebelum dibawa ke Puskesmas Gedung Surian. Sejumlah foto dan video terkait kecelakaan tersebut juga beredar di media sosial.
Dalam salah satu video, terlihat seorang korban mengenakan pakaian berwarna putih sedang mendapatkan pertolongan di sebuah rumah warga. Sejumlah warga tampak membantu, sementara salah seorang warga terlihat memberikan minum kepada korban yang masih dalam kondisi sadar.
Dalam percakapan yang terdengar pada rekaman tersebut, korban juga mengeluhkan rasa sakit pada bagian dada hingga belakang tubuhnya. Namun, kondisi medis korban tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman video.
Kecelakaan tersebut juga terekam dalam sejumlah video lainnya. Dalam salah satu rekaman, kedua korban terlihat berada di area pepohonan kopi di bawah kawasan jalan yang memiliki turunan cukup ekstrem. Sejumlah warga tampak berada di lokasi dan berupaya memberikan pertolongan.
Hingga saat ini, Polisi lalu lintas disebut telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan. Olah TKP dilakukan untuk mengetahui kondisi lokasi, kronologi kejadian, kendaraan yang terlibat, serta faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan. Namun hingga saat ini belum memberikan keterangan secara resmi. (*)

Kamto Winendra adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Lampung Barat.







