Gempa M7,7 Guncang NTT, Lima Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:03

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Video kepanikan di Pelabuhan Maumere NTT saat Gempa M 7,7 mengguncang yang direkam warga dari atas kapal, Sabtu 15 Agustus 2026 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Video kepanikan di Pelabuhan Maumere NTT saat Gempa M 7,7 mengguncang yang direkam warga dari atas kapal, Sabtu 15 Agustus 2026 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, NTT – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Guncangan kuat tersebut dirasakan di sejumlah wilayah Flores dan sekitarnya serta menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan.

Pusat gempa berdasarkan informasi pemutakhiran BMKG berada di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT, pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut berasal dari aktivitas Flores Back-Arc Thrust.

Gubernur NTT Melki Laka Lena menerima laporan adanya korban meninggal dunia akibat gempa tersebut. Hingga Sabtu pagi, jumlah korban meninggal yang dilaporkan mencapai lima orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan informasi yang saya terima saat ini, jumlah korban meninggal sudah lima orang,” kata Melki kepada wartawan.

Melki menyampaikan hal tersebut saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah pihak terkait, mulai dari BMKG, BPBD, SAR, hingga TNI-Polri untuk membahas penanganan dampak gempa di Flores.

Ia menyebut dua korban meninggal dunia berada di Kabupaten Sikka, sementara tiga korban lainnya berada di Kabupaten Manggarai. Para korban diduga meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi.

“Tetapi kami akan pastikan lagi penyebabnya apa,” ujar dia.

Melki mengatakan data lebih lengkap mengenai korban meninggal maupun luka-luka akan disampaikan setelah dirinya melakukan peninjauan langsung ke wilayah Flores.

“Siang nanti kami akan berangkat ke Flores dan sore nanti kami sampaikan update-nya lagi, mulai korban jiwa serta kerusakan,” tambah dia.

Selain korban jiwa, dampak gempa juga menyebabkan sejumlah ruas jalan di Flores dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk terputus dan terdampak longsor.

Gempa utama terjadi pada pukul 04.58.24 WIB. Pascagempa utama, BMKG mencatat puluhan aktivitas gempa susulan. Sejumlah gempa susulan tercatat berkekuatan cukup besar, di antaranya M6,2 pada pukul 05.13 WIB, M6,2 pada pukul 05.28 WIB, dan M5,6 pada pukul 05.37 WIB.

Dalam sejumlah dokumentasi yang beredar, terlihat beberapa bangunan mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan gempa.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan peringatan dini tsunami pascagempa M7,7 NTT berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Dalam siaran persnya, Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menjelaskan gempa dangkal tersebut disebabkan aktivitas Flores Back-Arc Thrust dan sempat menimbulkan potensi tsunami.

“BMKG tidak lagi mencatat adanya kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di sepanjang pesisir terdampak,” kata Nelly di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

BMKG mencatat gelombang tsunami tiba di sejumlah titik pesisir. Gelombang antara lain tercatat di Sikka dengan ketinggian 0,20 meter, Pelabuhan Kewapante-Sikka 0,38 meter, Flores Timur 0,25 meter, Labuan Bajo 0,36 meter, Maurole-Ende 0,94 meter, Dompu 0,17 meter, Bakalang-Alor 0,14 meter, Baubau 0,30 meter, Bulukumba 0,54 meter, dan Kolaka 0,23 meter.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan hingga pukul 07.07 WIB telah terdeteksi 37 aktivitas gempa bumi susulan dengan rentang magnitudo M3,6 hingga M6,2.

“Di busur belakang Flores ini terdapat potensi gempa maksimum M7.8 hingga M7.9. Berdasarkan catatan sejarah, gempa serupa pernah terjadi pada tahun 1992 dengan kekuatan M7.5 yang menimbulkan kerusakan dan terjadi tsunami. Setelah hampir 30 tahun, pelepasan energi besar kembali terjadi di busur belakang Flores,” terang Wijayanto.

Sementara itu, Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu menyampaikan hasil pemantauan awal menunjukkan sejumlah bangunan terdampak. Beberapa bagian tembok rumah sederhana dilaporkan roboh di Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo. Fasilitas Pelabuhan Maumere serta bangunan Hotel Jayakarta Bajo juga dilaporkan mengalami kerusakan.

“Tim BMKG mulai hari ini diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan survei kerusakan secara menyeluruh,” tambahnya.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Berton SP. Panjaitan sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan verifikasi data korban dan kerusakan.

“Data terbaru yang masuk mengonfirmasi ada dua orang yang meninggal dunia. Informasi ini terus kami pantau dan verifikasi bersama BMKG, BPBD, Pemda, serta unsur terkait agar dapat mengeluarkan data resmi mengenai total kerusakan dan korban jiwa,” ujar Berton.

BMKG kemudian mengonfirmasi berakhirnya status peringatan dini tsunami, namun mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan.

“Peringatan dini tsunami sudah dinyatakan berakhir, namun gempa susulan masih terus terjadi. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, serta selalu memperbarui informasi dari saluran resmi BMKG,” tutur Nelly.

BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan dan perubahan tinggi muka laut secara real-time. Masyarakat diminta tetap tenang, menyaring informasi yang beredar, serta menjauhi bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan struktur dan agar memperoleh informasi melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs dan aplikasi InfoBMKG serta sistem peringatan dini yang tersedia. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 41 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru