Keluarga Klarifikasi, Susannah Bukan Buruh Pengupas Bawang Berupah Rp700 Ribu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:27

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Susannah dan saat Presiden Prabowo menyatakan Susannah sebagai pengupas bawang bergaji Rp700 ribu per kilogram pada saat pidato tahunan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung MPR RI, Jumat (14/8/2026) | Dok. Tangkapan Layar Video.

Kolase foto Susannah dan saat Presiden Prabowo menyatakan Susannah sebagai pengupas bawang bergaji Rp700 ribu per kilogram pada saat pidato tahunan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung MPR RI, Jumat (14/8/2026) | Dok. Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, Jawa Barat – Keluarga Susannah, perempuan asal Cileungsi, Kabupaten Bogor, membantah informasi yang menyebut dirinya bekerja sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.

Nama Susannah menjadi sorotan setelah disebut dalam pidato tahunan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung MPR RI, Jumat (14/8/2026). Dalam informasi yang beredar, Susannah disebut sebagai pekerja pengupas bawang dengan penghasilan Rp700 ribu per kilogram.

Namun, pihak keluarga menegaskan informasi tersebut tidak sesuai dengan pekerjaan Susannah sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kakak ipar Susannah, Wina (38), mengatakan Susannah bukan pekerja pengupas bawang. Menurutnya, Susannah bekerja mencuci ompreng untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menjahit kain majun atau lap.

“Tidak benar, dia itu bukan pengupas bawang. Itu sangat tidak benar,” kata Wina, seperti dikutip dari Instagram Radar Bogor, @radar_bogor, Senin 17 Agustus 2026.

Wina menjelaskan, pekerjaan Susannah berkaitan dengan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya mencuci ompreng yang digunakan dalam program MBG.

Selain pekerjaan tersebut, Susannah juga menjalani aktivitas sebagai penjahit kain majun. Pekerjaan itu dilakukan dalam kesehariannya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Susannah diketahui merupakan ibu dari tiga anak. Aktivitasnya sehari-hari dimulai dengan mengurus anak dan mengerjakan pekerjaan menjahit.

Setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut, Susannah kemudian berangkat ke dapur SPPG untuk menjalankan pekerjaannya sebagai pencuci ompreng program MBG.

Wina mengatakan Susannah sendiri terkejut setelah mengetahui dirinya disebut sebagai pekerja pengupas bawang dalam pernyataan yang disampaikan Presiden.

Menurut Wina, Susannah mempertanyakan bagaimana dirinya bisa disebut sebagai pengupas bawang, sementara pekerjaan yang dijalaninya sehari-hari adalah mencuci ompreng MBG dan menjahit kain majun.

“Dia bilang kaget, kenapa jadi pengupas bawang,” ujar Wina.

Keluarga berharap informasi mengenai pekerjaan Susannah dapat diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Klarifikasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa Susannah memang bekerja dalam aktivitas yang berkaitan dengan program MBG serta menjahit kain majun, bukan sebagai buruh pengupas bawang sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru