Prioritastv.com | Tanggamus, Lampung – Kebakaran meludeskan rumah milik Haryati Komala Sari (55), warga Dusun Jati Mulyo, Pekon Way Manak, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong. Haryati sedang berada di Jakarta, sementara empat anggota keluarga yang biasa menempati rumah tersebut, yakni Dinti, Dino, Ola dan Oca, juga sedang tidak berada di lokasi.
Dino merupakan siswa SMK Pugung, Ola siswi SMPN Sukaraja, sedangkan Oca merupakan murid MI Gunung Tiga. Ketiganya harus kehilangan pakaian, seragam dan perlengkapan sekolah akibat rumah yang mereka tempati dilalap api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Haryati mengatakan, hampir seluruh barang yang berada di dalam rumah tidak dapat diselamatkan. Lemari, etalase, televisi, kursi roda hingga berbagai perabot rumah tangga hangus terbakar.
“Pakaian sampai seragam sekolah anak-anak itu ludes, tidak ada sehelai benang pun yang tersisa untuk dipakai sekolah,” kata Haryati.
Menurut Haryati, perlengkapan sekolah milik Dino, Ola dan Oca juga ikut musnah dalam kebakaran. “Kondisi ini membuat keluarga kami membutuhkan seragam dan perlengkapan sekolah agar anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Pugung Ipda Agustri Kurniawan mengatakan personel Polsek Pugung telah melakukan identifikasi dan meminta keterangan sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut kemarin Sabtu 22 Agustus 2026 setelah korban pulang.
“Hasil olah TKP, dari seluruh barang yang berada di dalam rumah, hanya satu unit mesin cuci yang berhasil diselamatkan. Selebihnya hangus terbakar dan menyisakan puing-puing bangunan,” kata Agus Tri, Minggu 23 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui tetangga Haryati, Umi Salama (38), yang terbangun setelah mendengar suara benda terbakar. Saat melihat ke arah rumah, saksi mendapati cahaya api dari sela-sela ventilasi jendela belakang.
Umi bersama suaminya, Habibi, kemudian keluar rumah untuk memastikan kejadian tersebut. Setelah mengetahui rumah di belakang kediamannya terbakar, keduanya meminta pertolongan warga sekitar.
“Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sekitar pukul 05.15 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman,”
jelasnya.
Ia menambahkan, bangunan rumah berukuran sekitar 7 x 12 meter tersebut sebagian besar berbahan kayu. Saat petugas pemadam tiba, rumah sudah terbakar seluruhnya dan hanya menyisakan bara api yang sebagian masih belum padam. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
“Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dan melakukan identifikasi di lokasi,” tandasnya. (*)

Herman adalah Wartawan yang aktif meliput berita peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Tanggamus.







