Polisi Beberkan Kebakaran Rumah Warga Disabilitas di Margodadi Pringsewu, Sebut Ada Kelalaian

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:12

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat melakukan pemeriksaan TKP dan pemasangan garis polisi di rumah terbakar di Pekon Margodadi, Ambarawa, Pringsewu, Kamis 27 Agustus 2026 | Dok : Humas Polres Pringsewu.

Polisi saat melakukan pemeriksaan TKP dan pemasangan garis polisi di rumah terbakar di Pekon Margodadi, Ambarawa, Pringsewu, Kamis 27 Agustus 2026 | Dok : Humas Polres Pringsewu.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Polisi mengungkap dugaan penyebab kebakaran rumah milik Endar Pujiono (64) pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 09.45 WIB di Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu diduga terjadi akibat kelalaian saat pemilik rumah membakar sampah kemudian meninggalkan lokasi. Korban juga diketahui merupakan disabilitas dan mengalami gangguan kejiwaan.

Kasi Humas Polres Pringsewu Ipda Rahmat Basuki mengatakan dari hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan sejumlah saksi, kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong.

Munculnya api diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di bagian belakang rumah. Setelah pembakaran ditinggalkan, api kemudian merembet ke kandang ayam yang berada di sekitar lokasi hingga mengenai bangunan rumah bagian belakang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diduga kebakaran terjadi akibat kelalaian pemilik rumah yang membakar sampah kemudian meninggalkan lokasi,” kata Rahmat dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurut Rahmat, dugaan tersebut diperoleh setelah petugas melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Saat api mulai membesar, warga sekitar langsung berdatangan dan berupaya melakukan pemadaman menggunakan air dari kolam yang berada tak jauh dari rumah. Laporan kejadian juga diterima melalui Call Center 110.

Pamapta Polres Pringsewu kemudian berkoordinasi dengan personel Polsubsektor Ambarawa untuk mendatangi lokasi. Petugas bersama warga dan Satgas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pringsewu selanjutnya melakukan pemadaman.

“Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sejumlah barang berharga milik korban juga berhasil diselamatkan warga,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, rumah permanen berukuran sekitar 6 x 10 meter mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang habis terbakar. “Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp35 juta,” ujarnya.

Rahmat menyebut, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Endar diketahui merupakan penyandang disabilitas dan mengalami gangguan jiwa. “Korban penyandang disabulitas juga diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut,” ucapnya.

Kesempatan itu, Rahmat mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan api ketika melakukan pembakaran sampah. Aktivitas tersebut harus diawasi sampai api benar-benar padam, terlebih jika dilakukan di sekitar rumah, kandang, ilalang atau material yang mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran, dan jangan meninggalkan api sebelum benar-benar dipastikan padam,” ujar Rahmat.

Sebelumnya, video kebakaran rumah yang disebut milik Endar terjadi di Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Kamis (27/8/2026). Api berhasil dipadamkan setelah Satgas Damkar Pringsewu turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Dalam video yang beredar, warga tampak berupaya membantu memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba. Warga juga berdatangan untuk membantu proses penanganan kebakaran.

Berdasarkan komentar yang diduga disampaikan pihak keluarga bernama Bambang Masujito, kebakaran diduga bermula saat adiknya membakar sampah di samping rumah. Di sekitar lokasi terdapat banyak ilalang kering yang kemudian diduga ikut terbakar setelah aktivitas pembakaran sampah ditinggalkan. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru