Hadiri Maulid Nabi dan Haul KH. Abdullah Sayuti, Bupati Pringsewu Tekankan Peran Pesantren dalam Pembangunan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:52

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat menghadiri Maulid Nabi dan Haul KH. Abdullah Sayuti Pringsewu, di Pondok Pesantren Nurul Huda, Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (29/8/2026) malam. 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat menghadiri Maulid Nabi dan Haul KH. Abdullah Sayuti Pringsewu, di Pondok Pesantren Nurul Huda, Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (29/8/2026) malam. 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menekankan pentingnya peran pesantren dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus Haul KH. Abdullah Sayuti di Pondok Pesantren Nurul Huda, Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (29/8/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati menilai pesantren memiliki posisi strategis karena tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh agama, dan pesantren dinilai penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pringsewu.

Pengajian akbar tersebut menghadirkan Al-Mukarom KH. Achmad Yazid Bustomi, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falah Al-Hasani, Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, DPRD, Forkopimda, penasihat Majelis Kemakmuran Nurul Huda KH. M. Shohib, serta keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Huda Pringsewu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Riyanto mengatakan peringatan haul menjadi momentum untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan almarhum KH. Abdullah Sayuti, yang semasa hidupnya mengabdikan diri dalam syiar Islam, mendidik umat, dan mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia.

“Dalam konteks meneladani perjuangan para ulama, kita tentu tidak bisa melepaskan diri dari sumber keteladanan yang utama, yaitu Nabi Muhammad SAW. Semangat keteladanan Rasulullah SAW dan perjuangan para ulama tersebut menjadi fondasi utama dan energi bagi Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam melangkah maju,” ujarnya.

Menurut Riyanto, Pemerintah Kabupaten Pringsewu berkomitmen mewujudkan visi Pringsewu Makmur, yakni Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius. Visi tersebut menjadi arah pembangunan daerah, mulai dari pengembangan potensi ekonomi masyarakat, penciptaan lingkungan yang aman dan damai, hingga penguatan harmoni sosial di tengah keberagaman.

Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan teknologi, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan.

“Serta mendorong pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan teknologi yang merata dengan mencetak SDM dan tata kelola yang berdaya saing tinggi dengan menghadirkan pelayanan pemerintah yang cepat, tanggap, dan solutif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Riyanto kemudian mengajak keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Huda, para ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan para ulama dan pesantren menjadi bagian penting dalam pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter masyarakat.

“Membangun daerah bukan hanya membangun jalan, jembatan, dan gedung, jauh lebih penting adalah membangun manusianya, karena daerah yang maju bukan hanya daerah yang tinggi pertumbuhan ekonominya, tetapi juga daerah yang masyarakatnya beriman, berilmu, berakhlak, dan saling menghormati. Dan, pesantren adalah mitra strategis bagi mewujudkan cita-cita tersebut,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru