MPrioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kepedulian terhadap keberlangsungan aktivitas relawan menjadi perhatian utama Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung pascakebakaran yang menimpa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus.
Ketua Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung, Firlinda, bersama Ketua Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (REL MBG) sekaligus Ketua Yayasan Nusantara Alam Abadi Pusat, Roy Marjuk, mengunjungi lokasi SPPG Purwosari, Jumat, 4 September 2026 sekaligus memberikan bantuan kepada relawan.
Sebagai bentuk kepedulian selama masa pemulihan, kunjungan tersebut juga diisi dengan pemberian bingkisan berupa sembako kepada seluruh relawan SPPG Purwosari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian kepada para relawan yang tetap menunjukkan solidaritas dan semangat kebersamaan meski fasilitas tempat mereka beraktivitas sebelumnya mengalami musibah kebakaran.
Kunjungan itu juga dilakukan guna memberikan dukungan moral kepada para relawan sekaligus melihat langsung kondisi SPPG setelah musibah kebakaran. Selain itu, kunjungan menjadi momentum bagi pihak yayasan untuk memastikan keberlanjutan operasional SPPG dan aktivitas para relawan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kesempatan tersebut, Firlinda mengapresiasi kekompakan para relawan yang secara bersama-sama melakukan pembersihan puing dan lingkungan SPPG setelah kebakaran.
“Kemarin juga telah dilaksanakan gotong royong relawan yang membawa suaminya untuk bersama-sama bergotong royong. Terima kasih atas kekompakan semuanya,” kata Firlinda kepada Media Prioritastv.com.
Menurut Firlinda, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para relawan menjadi modal penting dalam menghadapi kondisi pascabencana. Ia memastikan pihak yayasan akan berupaya agar SPPG Purwosari dapat kembali dibangun sehingga aktivitas para relawan dapat terus berlanjut.
Firlinda juga menyampaikan bahwa proses pemulihan SPPG telah mulai dilakukan. Bahkan, para pekerja disebut sudah mulai beraktivitas untuk mengerjakan perbaikan selama beberapa hari terakhir.
“Alhamdulillah, sudah tiga hari ini tukang mulai beraktivitas untuk mengerjakan perbaikan. Salam kompak selalu,” tegas Firlinda.
Ditambahkannya, upaya pemulihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembalikan operasional SPPG Purwosari. “Dengan kembali beroperasinya dapur SPPG, para relawan yang selama ini terlibat dalam program MBG diharapkan dapat kembali bekerja dan berkontribusi,” tandasnya.
Sementara itu, Roy Marjuk menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa SPPG Purwosari. Ia turut mengapresiasi solidaritas dan semangat gotong royong para relawan yang bersama-sama membersihkan area SPPG setelah kebakaran.
Menurut Roy, kekompakan tersebut menunjukkan adanya rasa tanggung jawab bersama terhadap keberlangsungan program MBG. Ia juga mengapresiasi kesiapan pihak mitra yang disebut bersedia membangun kembali fasilitas SPPG Purwosari.
“Alhamdulillah, mitra siap membangun lagi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Untuk itu, saya berpesan ke depan semua relawan harus lebih bisa menjaga SPPG kita bersama ini,” kata Roy Marjuk.
Ia menegaskan, musibah kebakaran tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama, terutama dalam meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian selama menjalankan kegiatan operasional SPPG.
“Ke depan seluruh relawan harus meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam mengoperasionalkan program MBG. Fasilitas SPPG merupakan bagian dari amanah yang harus dijaga bersama oleh seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program,” harapnya.
Diketahui, kebakaran melanda Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, pada Kamis dini hari (27/8/2026), menghanguskan bangunan dapur beserta sejumlah peralatan dan perlengkapan di dalamnya.
Kepala SPPG Purwosari, Yayan Ardianto mengatakan kerugian akibat kebakaran tersebut untuk sementara ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Nilai tersebut masih merupakan perkiraan awal dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan secara menyeluruh. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







