Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) turut membantu penanganan kebakaran lahan yang terjadi di Pekon Muara Dua, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Minggu (6/9/2026) malam. Dengan menerjunkan mobil Damkar dan personel.
Ryan Dwi Gustriandha, Government & Public Relation PT PGE Ulu Belu Tanggamus, mengatakan pengerahan personel dan kendaraan pemadam merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam membantu penanganan kebakaran di wilayah sekitar.
“PT PGE menerjunkan satu unit fire truck dan lima personel yang ditugaskan untuk membantu proses pemadaman kebakaran bersama Polsek Pulau Panggung, TNI dan warga setempat,” kata Ryan kepada
Media Prioritastv.com, Senin 7 September 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ryan menegaskan PT PGE terus berkomitmen mendukung upaya penanganan kondisi darurat di sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk ketika terjadi kebakaran yang membutuhkan dukungan peralatan dan personel.
“Kami berharap sinergi antara perusahaan, aparat dan masyarakat seperti ini dapat terus terjaga, sehingga setiap kejadian di lapangan bisa ditangani bersama dengan cepat dan baik,” tegasnya
Ryan juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam mempercepat penanganan apabila menemukan adanya titik api di sekitar lingkungan. Menurutnya, informasi yang disampaikan sejak awal dapat membantu petugas mengambil langkah penanganan sebelum api meluas.
“Kalau masyarakat menemukan adanya titik api, kami harapkan segera diinformasikan kepada pihak terkait. Dengan laporan lebih awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga potensi api meluas dapat diminimalkan,” tutupnya.
Sebelumnya, kebakaran lahan perkebunan terjadi di Pekon Muara Dua, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Minggu (6/9/2026) malam. Lahan tersebut milik empat warga, yakni Wadi (50), warga Pekon Gunung Tiga, serta Sidik (30), Apriyanto (55), dan Didi Iprianto (40), yang ketiganya merupakan warga Pekon Pagar Alam, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena lokasi kebakaran tidak dapat dijangkau langsung kendaraan pemadam. Jarak dari titik akhir akses kendaraan menuju lokasi kebakaran sekitar 500 meter, sehingga proses pemadaman dilakukan secara manual. Sekitar pukul 21.00 WIB, api berhasil dipadamkan dibantu hujan yang turun di sekitar wilayah kejadian. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







