Perahu Nelayan Terguling Dihantam Ombak di Perairan Tanggamus

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 14:49

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perahu Nelayan KM Siliwangi yang terguling di Perairan Teluk Semaka, Tanggamus, Senin 28 September 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Perahu Nelayan KM Siliwangi yang terguling di Perairan Teluk Semaka, Tanggamus, Senin 28 September 2026 | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung -Perahu fiber KM Siliwangi jaring Bombongan milik Wardi yang dinakhodai Suhaili terguling di perairan Teluk Semaka, Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Seluruh ABK kemudian berhasil dievakuasi dan dipastikan dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan laut tersebut.

Dengan menggunakan perahu nelayan lainnya, perahu yang mengalami musibah kemudian ditarik menuju parkiran perahu fiber di kawasan Pantai Kapuran, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Aksi cepat para nelayan tersebut tidak hanya berhasil menyelamatkan seluruh ABK, tetapi juga membantu mengamankan perahu yang mengalami musibah agar dapat dibawa kembali ke kawasan pantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi saat perahu tengah berlayar menuju kawasan Teluk Semaka untuk mencari ikan. Saat berada sekitar 1 hingga 1,5 mil dari bibir pantai, katir perahu tiba-tiba terlepas di bagian kanan.

Lepasnya katir membuat keseimbangan perahu terganggu. Kondisi tersebut diperparah gelombang dan hembusan angin dari arah selatan yang cukup kuat, hingga akhirnya perahu kehilangan kestabilan dan terguling.

Syahroni, jurumudi KM Reval sekaligus saksi mata dan penolong pertama, mengatakan perahu yang mengalami musibah berada sekitar 100 meter di depan perahunya saat kejadian.

“Kebetulan kita berangkat sekitar pukul 16.00. Perahu yang kena musibah ini di depan kita, jaraknya sekitar 100 meter. Rupanya katirnya terlepas di sebelah kanan. Kebetulan anginnya besar, kena dorongan angin selatan, jadi terbalik,” kata Syahroni, Selasa 29 September 2026.

Menurut Syahroni, terdapat tujuh orang di dalam perahu tersebut, terdiri dari nakhoda dan enam anak buah kapal (ABK). Mereka berangkat bersama sejumlah nelayan lainnya untuk mencari ikan di kawasan Teluk Semaka karena saat ini sedang memasuki musim ikan tongkol.

“Kalau penumpangnya enam, sama nakhoda berarti tujuh orang,” ujarnya.

Begitu melihat perahu tersebut terguling, Syahroni bersama awak KM Reval langsung bergerak mendekati lokasi untuk memberikan pertolongan.

Syahroni mengatakan dirinya menjadi salah satu orang pertama yang memberikan bantuan. Setelah itu, sejumlah nelayan lain berdatangan setelah mendapat informasi mengenai kejadian tersebut.

“Kita pertama. Begitu sekitar setengah jam, kawan-kawan datang. Kita konfirmasi ke kawan-kawan dan pihak juragannya supaya mencari pertolongan. Lantas kita amankan ABK-nya, kita bantu semuanya,” tandasnya.

Heli, salah seorang ABK penangkap ikan KM Siliwangi, mengatakan saat perahu kehilangan keseimbangan, para ABK langsung berusaha menyelamatkan diri.

Menurut Heli, dari seluruh ABK terdapat satu orang yang tidak bisa berenang sehingga harus segera diarahkan untuk naik ke perahu lain agar tidak membahayakan keselamatannya.

“Ada yang tidak bisa berenang satu orang. Makanya saya bilang sama dia supaya naik ke perahu yang satunya, supaya dia tidak kelelep. Yang lain sudah bisa berenang,” ujar Heli.

Pertolongan juga datang dari sejumlah nelayan yang berada di sekitar lokasi. Para nelayan yang merupakan kawan dan warga sekampung langsung bergerak membantu proses penyelamatan.

Heli menyebut perahu Reval Jaya menjadi salah satu perahu yang pertama mendekati lokasi untuk memberikan pertolongan.

“Orang pertama yang menyelamatkan itu perahu Reval Jaya pertama. Mereka kawan juga, orang sini juga. Begitu mendekat, yang lain ikut mendekat semua dan membantu,” tegasnya.

Setelah seluruh ABK berhasil diselamatkan, sejumlah nelayan jaring Bombongan kembali bergotong royong untuk menarik perahu yang terguling.

Heli berharap pemerintah daerah memberikan perhatian kepada para nelayan yang mengalami musibah, khususnya nelayan di kawasan Kapuran.

“Harapannya minta perhatian dari pemerintah daerah, khususnya untuk nelayan di Kapuran yang kena kejadian seperti ini,” harapnya. (*)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru