Prioritastv.com, Lampung – Kecelakaan beruntun yang melibatkan sekitar 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.35–13.40 WIB. Kecelakaan melibatkan sejumlah kendaraan, mulai dari kendaraan boks, minibus, truk hingga fuso.
Dalam kejadian tersebut, dua orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke RSUD Menggala untuk mendapatkan penanganan medis.
Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Heri, warga Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, dan Rizki Mubarok, warga Desa Pahang Asri, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara lima korban yang mengalami luka-luka yakni Muhammad A Yamin, Aang Barusin, Entis Sutisna, Apung Hanuji, dan Catur Sampurna.
Kasat Lantas Polres Tulang Bawang Iptu Farhan Maulana Affianto membenarkan kecelakaan tersebut. Berdasarkan keterangan sementara di lokasi, kecelakaan diduga terjadi setelah kabut atau kepulan asap kebakaran menutup badan jalan sehingga mengganggu jarak pandang pengemudi
“Berdasarkan keterangan sementara di TKP, kejadian bermula saat kendaraan boks mendahului kendaraan di depannya, dalam kondisi jalan tertutup asap kebakaran,” kata Farhan.
Saat kendaraan boks tersebut mencoba mendahului, dari arah berlawanan datang sebuah minibus. Benturan kemudian terjadi dan memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan kendaraan lain di belakangnya.
“Dari arah berlawanan datang kendaraan minibus, sehingga terjadi benturan dan kemudian memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih 10 kendaraan,” lanjutnya.
Kondisi kabut asap di lokasi dilaporkan cukup pekat. Kepulan asap membuat pengemudi kesulitan melihat kendaraan yang berada di depannya.
Farhan menambahkan proses penanganan dan pemeriksaan di lokasi masih dilakukan. Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Untuk penyebab pasti dan kronologi lengkap, masih dalam proses pendalaman dan pemeriksaan di TKP,” tandasnya. (*)
Saripudin, S.Kom, M.H. adalah Wartawan yang Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.







