Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung -Tahapan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak Kabupaten Pringsewu 2026 memasuki fase penetapan calon. Sebanyak 59 panitia pemilihan kepala pekon, Selasa (6/10/2026), melaksanakan penetapan calon kepala pekon, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut serta deklarasi damai.
Rangkaian tahapan tersebut berlangsung di balai pekon masing-masing. Polres Pringsewu bersama jajaran Polsek melakukan pengamanan dan pemantauan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.
Pilkakon Serentak Kabupaten Pringsewu 2026 diikuti 59 pekon yang tersebar di delapan kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Pringsewu sebanyak 2 pekon, Gadingrejo 6 pekon, Ambarawa 4 pekon, Pardasuka 6 pekon, Pagelaran 13 pekon, Banyumas 6 pekon, Sukoharjo 9 pekon dan Pagelaran Utara 6 pekon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah penetapan calon, pengundian nomor urut dan deklarasi damai, tahapan berikutnya adalah masa kampanye yang dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026. Selanjutnya, pemungutan dan penghitungan suara dijadwalkan pada 27 Oktober 2026
Kasi Humas Polres Pringsewu AKP Sudirman, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bagian dari kesiapan kepolisian dalam mengawal seluruh tahapan Pilkakon, khususnya setelah bakal calon resmi ditetapkan sebagai calon kepala pekon.
Menurut Sudirman, setelah penetapan calon, dinamika di tengah masyarakat berpotensi meningkat. Karena itu, kepolisian melakukan pengamanan dan pemantauan sejak tahapan penetapan hingga pelaksanaan seluruh rangkaian Pilkakon.
“Pengamanan tidak hanya difokuskan pada hari pemungutan suara, tetapi dilakukan secara berkelanjutan sejak tahapan awal, termasuk penetapan calon, pengundian nomor urut, deklarasi damai, masa kampanye hingga pemungutan dan penghitungan suara,” kata Sudirman.
Sudirman mengajak seluruh calon, panitia, pendukung dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan selama tahapan Pilkakon berlangsung. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan bagian dari proses demokrasi dan tidak boleh berkembang menjadi perselisihan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga mengingatkan para calon dan pendukung agar menjadikan deklarasi damai sebagai komitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan Pilkakon tetap aman dan demokratis.
“Silakan berkompetisi secara sehat. Hormati tahapan dan aturan yang berlaku, serta jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita jaga persaudaraan dan keamanan bersama,” tegasnya.
Sudirman, menambahkan dengan semakin dekatnya pelaksanaan pemungutan suara, Polres Pringsewu terus memperkuat koordinasi dengan panitia Pilkakon, pemerintah pekon, tokoh masyarakat dan seluruh elemen terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Kami memastikan Polri hadir untuk mengawal proses demokrasi di tingkat pekon secara netral. Harapan kami seluruh tahapan Pilkakon di Kabupaten Pringsewu dapat berlangsung aman, damai dan lancar sampai selesai,” pungkasnya. (*)

Samuel bernama lengkap Lamagus Roysamuel Vicner adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 16833-LSPR/WDa/DP/X/2019/02/03/87.







