Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Rembuk Pemuda bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanggamus menggelar Diskusi Pemuda Tanggamus di Mauna Caffe, Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, Sabtu malam (10/10/2026). Mengusung tema “Menerangi Generasi, Membentangkan Pesona dan Menumbuhkan Harapan Daerah”, kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk membahas potensi generasi muda dan keterlibatannya dalam pembangunan daerah.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus M. Rangga Putra Hakim menilai, keterlibatan pemuda perlu diperkuat melalui ruang partisipasi yang memungkinkan generasi muda menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, dan memberikan masukan terhadap pembangunan Kabupaten Tanggamus.
“Pemuda memiliki pemikiran dan sudut pandang yang perlu mendapat ruang dalam proses pembangunan. Saya berharap generasi muda berani menyampaikan aspirasi, mengembangkan gagasan, serta ikut memberikan masukan agar pembangunan daerah dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Rangga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, organisasi kepemudaan dapat menjadi wadah untuk menghimpun aspirasi sekaligus mempertemukan berbagai pemikiran dari kalangan anak muda. Menurutnya, komunikasi antara pemuda, DPRD, dan pemerintah daerah perlu terus dibangun agar potensi generasi muda dapat tersalurkan melalui kegiatan yang produktif.
“Melalui forum seperti ini, berbagai gagasan dapat dibicarakan bersama dan menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan daerah. Saya berharap pemuda Tanggamus terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan berperan aktif sesuai bidang serta potensi yang dimiliki,” tambahnya.
Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan potensi daerah. Menurutnya, pemuda memiliki peluang untuk ikut memperkenalkan kekayaan lokal, termasuk sektor pariwisata dan budaya, melalui ide kreatif dan kegiatan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Ia berharap forum diskusi kepemudaan dapat membuka ruang kolaborasi antara generasi muda dan pemerintah daerah, sehingga gagasan yang muncul tidak berhenti sebagai pembicaraan, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Pemuda harus mampu melihat potensi yang ada di daerahnya dan mengembangkannya dengan cara-cara kreatif. Tanggamus memiliki kekayaan alam, budaya, dan pariwisata yang bisa diperkenalkan lebih luas. Saya berharap anak-anak muda ikut mengambil peran dalam mengembangkan potensi tersebut,” ujar Agus Suranto.
Ia juga mengingatkan agar pemuda terus meningkatkan kemampuan diri dan membangun kerja sama lintas komunitas. Menurutnya, kontribusi generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, mulai dari pengembangan usaha, kegiatan sosial, hingga promosi potensi lokal.
“Yang terpenting, gagasan harus diikuti dengan tindakan dan kerja sama. Pemerintah daerah terbuka terhadap masukan serta ide-ide konstruktif dari pemuda. Mari bersama-sama membangun Tanggamus melalui peran dan kemampuan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tanggamus Romzi Edy menegaskan bahwa diskusi pemuda menjadi momentum untuk menyatukan gagasan, memperkuat komunikasi lintas organisasi, dan membangun gerakan kepemudaan yang lebih produktif. Ia berharap KNPI dapat menjadi ruang bersama bagi organisasi kepemudaan, komunitas, aktivis, dan mahasiswa untuk berkolaborasi tanpa terhalang perbedaan latar belakang.
“Pemuda Tanggamus memiliki banyak potensi dan gagasan yang perlu dihimpun dalam gerakan bersama. Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Dengan komunikasi dan kolaborasi, kita bisa menghadirkan gerakan kepemudaan yang lebih nyata, produktif, dan berdampak bagi masyarakat,” ungkap Romzi.
Di sisi lain, Ketua Harian KONI Kabupaten Tanggamus Ristika Trianita menyoroti pentingnya pembinaan olahraga dalam mengembangkan potensi generasi muda. Menurutnya, olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan karakter.
“Olahraga bukan hanya tentang pertandingan dan meraih medali, tetapi juga tentang membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Karena itu, potensi anak muda di bidang olahraga harus mendapatkan perhatian dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Ristika.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Marhasan Samba, Sekretaris Baperida, Camat Gisting, serta tokoh pemuda, mahasiswa, aktivis, dan perwakilan organisasi kepemudaan. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







