Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Pengemudi truk Fuso BE 8412 AUH bermuatan pasir yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Pekon Podosari, Kabupaten Pringsewu, Lampung, dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian. Hingga kini, keberadaan sopir tersebut masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Pringsewu.
Kecelakaan yang terjadi di sekitar Jembatan Way Sekampung pada Minggu (11/10/2026) itu melibatkan lima kendaraan dan mengakibatkan dua pelajar SMP meninggal dunia serta seorang remaja lainnya mengalami luka parah.
Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu Adi Wibowo mengatakan, petugas masih menyelidiki keberadaan pengemudi truk Fuso tersebut. Pihaknya juga mendalami penyebab kecelakaan yang diduga berkaitan dengan rem blong.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pengemudi truk masih kami selidiki. Kami juga masih mendalami penyebab kecelakaan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa ini,” kata Adi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Minggu 11 Oktober 2026, sore.
Adi menjelaskan, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan. Dugaan rem blong pada truk bermuatan pasir tersebut belum menjadi kesimpulan akhir penyelidikan.
Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Kantor Unit Gakkum untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah ada hasil dari penyelidikan,” tandasnya.
Kekinian, berdasarkan foto yang beredar di media sosial, warganet menyebut bahwa pengemudi telah diamankan pihak kepolisian, meski begitu belum diketahui apakah pengemudi tersebut menyerahkan diri atau ditangkap. Dalam hal ini masih dilakukan tahap konfirmasi.
Diketahui, dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut yakni Maher Zain (13) dan Rayhan Bintang (14), warga Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. Keduanya merupakan pelajar SMP yang meninggal di lokasi kejadian akibat luka parah. Sementara itu, M Rayhan (14), warga Kecamatan Kalirejo, mengalami luka parah dan dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk mendapatkan perawatan medis.
Kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan, yakni truk Fuso bermuatan pasir bernomor polisi BE 8412 AUH, Toyota Innova BE 1810 UW, Mitsubishi Pajero BE 1459 UC, sepeda motor Yamaha Mio yang ditumpangi tiga remaja, serta Honda PCX BE 2938 UAJ.
Pengemudi Toyota Innova, Riswanto, warga Pekon Totokarto, Kecamatan Adiluwih, dan pengemudi Mitsubishi Pajero, Parlindungan Silaban (33), warga Pekon Sukoharjo III Barat, dilaporkan tidak mengalami luka. Sementara pengendara Honda PCX, Novia Arum (36), warga Pekon Sukoyoso, Kecamatan Sukoharjo, mengalami luka ringan, sedangkan anaknya yang berusia 10 tahun, Hendra Mahardika, tidak mengalami luka. (*)

Samuel bernama lengkap Lamagus Roysamuel Vicner adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 16833-LSPR/WDa/DP/X/2019/02/03/87.







