Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Suasana haru menyelimuti pemakaman Maulana bin Amrullah, jurnalis Lampung TV wilayah Tanggamus, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Badak, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Senin, 12 Oktober 2026.
Ketua FWK Kabupaten Tanggamus, Herdi, turut hadir bersama sejumlah anggota FWK untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga serta penghormatan terakhir kepada almarhum Maulana.
Kepergian Maulana meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta rekan-rekan sesama jurnalis. Almarhum dikenal sebagai bagian dari insan pers di Kabupaten Tanggamus dan menjabat Bidang Kesejahteraan Forum Wartawan Kompeten (FWK) Kabupaten Tanggamus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kakak almarhum, Darwis, menceritakan bahwa Maulana mulai mengeluhkan sakit pada Minggu, 4 Oktober 2026. Saat itu, almarhum merasakan nyeri di bagian dada sebelah kiri. Keesokan paginya, keluarga membawanya ke Rumah Sakit Mitra untuk menjalani pemeriksaan.
Menurut Darwis, hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya gangguan pada paru-paru serta penyumbatan pembuluh darah menuju paru-paru. Setelah mendapatkan pemeriksaan awal, Maulana kemudian dirujuk ke rumah sakit di Bandar Lampung.
“Setelah itu, kami dirujuk ke rumah sakit di Bandar Lampung. Di sana, hasil laboratorium menyatakan dia mengalami kanker ganas,” kata Darwis saat menceritakan kondisi kesehatan adiknya.
Setelah menjalani pemeriksaan tersebut, keluarga membawa Maulana pulang sambil menunggu jadwal kemoterapi pada Rabu, 13 Oktober 2026 Namun, kondisi almarhum kembali menurun. Ia mengeluhkan demam dan sakit perut hingga akhirnya kembali dibawa ke rumah sakit wilayah Pringsewu.
“Maulana kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Surya Asih, Kabupaten Pringsewu. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia meninggal dunia pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar pukul 15.00 WIB,” jelasnya.
Darwis menyebut, almarhum meninggalkan seorang putri yang telah menyelesaikan pendidikan SMA dan seorang putra yang masih duduk di bangku kelas VI sekolah dasar.
Di tengah suasana duka, Darwis mewakili keluarga besar Maulana menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, terutama rekan-rekan seperjuangan almarhum selama menjalankan tugas jurnalistik.
“Kami sekeluarga besar mewakili almarhum Maulana mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada kawan-kawan seperjuangan. Jika selama hidupnya ada kesalahan, perkataan yang khilaf, atau perbuatan yang kurang berkenan, kami mohon dimaafkan,” harap Darwis.
Ia juga mengajak semua pihak untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Kita doakan semoga almarhum pulang ke rahmatullah dan menuju surga Allah,” tutupnya. (*)

A. Hayat Purba adalah Wartawan yang aktif meliput berita peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Tanggamus.







