Sempitnya Drainase dan Material Tidak Dikeruk, Kakon Terbaya Tanggamus Sebut Wilayahnya Sering Tergenang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 September 2023 - 19:32

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Ir Juanda Kota Agung Tanggamus saat Tergenang Banjir dan Insert Material Sampah dalam Drainase Tidak Dikeruk Namun Langsung Dicor. (Edi Hidayat).

Kondisi Jalan Ir Juanda Kota Agung Tanggamus saat Tergenang Banjir dan Insert Material Sampah dalam Drainase Tidak Dikeruk Namun Langsung Dicor. (Edi Hidayat).

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kepala Pekon Terbaya Mardatu Asfar angkat bicara dan menyebut bahwa wilayahnya memang sering tergenang akibat kecilnya aliran diperparah sampah di dalam drainase.

Hal itu ia sampaikan Mardatu saat menanggapi pemberitaan terkait drainase yang tidak dikeruk, namun langsung di cor kembali sehingga memungkinkan terjadinya genangan ketika turun hujan.

“Benar itu, saya sangat mendukung adanya pemberitaan tentang renovasi drainase tersebut karna tidak sesuai apa yang diharapkan masyarakat,” kata Mardatu kepada Media Prioritas, Selasa 5 September 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, dalam pekerjaan perbaikan drainase itu harusnya dilakukan pelebaran, terlebih material tidak dikeruk sehingga terjadi penyempitan setiap kali hujan.

“Saat hujan selalu melimpah dijalan sehinga pemukiman masyarat sering tergenang oleh air hujan. Kami juga tidak tau siapa pelaksana proyek sebab mereka tidak ada kordinasinya sekali kepada pihak pekon,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, perawatan trotoar dan drainase di Jalan Ir Juanda, Jalur Dua Kota Agung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung membuat masyarakat kecewa.

Pasalnya dalam perawatan itu, seperti tidak memenuhi standar pekerjaan yang harusnya dapat memberikan solusi pencegahan banjir yang selama ini diharapkan oleh masyarakat sepanjang lajur tersebut.

Dalam perawatan drainase itu, material sampah dan tanah pada aliran drainase tidak dibuang. Berbeda dengan aliran drainase di deket rumah dinas Bupati Tanggamus yang dikeruk hingga bersih.

Masyarakat berharap kepada para pemangku kepentingan agar kembali mengecek pekerjaan tersebut sehingga apakah benar dilaksanakan sesuai Juknisnya.

Belum ada keterangan pihak-pihak berwenang, pasalnya proyek tersebut sama sekali tidak menunjukan tanda papan proyek sehingga tidak diketahui pelaksana pekerjaan. (Edi Hidayat)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru