Menu

Mode Gelap

Lampung

Pedagang Pasar Terminal Pringsewu Menunggu Janji Bupati, Warga Mengeluh Jalan Rusak dan Bau

badge-check
Editor    : Davit Segara


Kolase foto kondisi Pasar Sarinongko Pringsewu yang dikeluhkan pedagang maupun pengunjung, Selasa 18 Maret 2025 | Samuel/Media Prioritastv.com. Perbesar

Kolase foto kondisi Pasar Sarinongko Pringsewu yang dikeluhkan pedagang maupun pengunjung, Selasa 18 Maret 2025 | Samuel/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Janji perbaikan Pasar Terminal Pringsewu atau Pasar Sarinongko yang pernah disampaikan Bupati Riyanto Pamungkas hingga kini belum terealisasi.

Akibatnya, para pedagang dan pembeli mengeluhkan kondisi pasar yang semakin memburuk, terutama saat musim hujan.

Jalan yang berlubang dan bau tak sedap semakin memperburuk kenyamanan berbelanja, menyebabkan omset pedagang turun drastis di tahun 2025.

Salah satu pedagang sayuran, Bu Eti, menyampaikan kekecewaannya terhadap janji bupati yang belum ditepati.

“Mana janji Bupati Riyanto Pamungkas yang katanya akan memperbaiki jalan dengan aspal sebelum terpilih? Kami harap bupati bukan hanya mengumbar janji,” keluhnya kepada Media Prioritastv.com, Selasa 18 Maret 2025.

Menjelang bulan Ramadan dan Lebaran, para pedagang seharusnya mengalami peningkatan penjualan. Namun, situasi di Pasar Terminal Pringsewu justru berbanding terbalik.

Harga beli dari tengkulak yang mahal serta minimnya pembeli membuat pedagang kesulitan menjual dagangan mereka.

“Biasanya pedagang keliling beli sayur dua kilogram, sekarang turun jadi satu kilogram karena sepi pembeli. Harga dari tengkulak naik, tapi daya beli masyarakat justru turun,” ujar Bu Eti.

Tak hanya itu, pedagang juga mempertanyakan peran pihak swasta yang memiliki usaha di sekitar pasar.

Meskipun pedagang membayar uang kebersihan, keamanan, dan iuran bulanan, kondisi pasar tetap semrawut.

Lahan parkir yang dijadikan tempat usaha semakin mempersempit ruang dagang.

“Kami berharap pemerintah dan pihak swasta bersinergi mengatasi masalah ini, agar pedagang kecil seperti kami bisa tetap bertahan,” pungkasnya.

Keluhan juga datang dari pembeli. Ita, seorang warga Pringsewu, mengaku enggan berbelanja di pasar terminal karena kondisi yang kotor dan tidak nyaman.

“Kalau musim hujan, saya malas ke sini. Becek, bau, dan banyak genangan air. Kalau bukan karena kebutuhan mendesak untuk buka puasa, saya lebih memilih berbelanja di swalayan,” ujarnya.

Para pedagang dan pembeli berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki kondisi Pasar Terminal Pringsewu. Jika tidak, pasar tradisional ini bisa semakin ditinggalkan oleh masyarakat. (Samuel)

👁 Dibaca 8 Kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. steven Gilbertmanaha

    Bisakah Memverivikasi gambar Ini Ini Pasar Terninal Pringsewu Yang Lingkungan Masyarakat,Barang Siapa Ketika Kotor Dan Becek Dan Maupun Sampah Tak Sedap

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Diganjar Penghargaan Kapolri, Atlet Kickboxing Tanggamus Sevi Nurul Aini Lulus Bintara Polri Tanpa Tes

17 Januari 2026 - 00:11 WIB

Satu dari Delapan Usulan Kampung Nelayan Merah Putih Terealisasi di Tanggamus

16 Januari 2026 - 23:09 WIB

Pamapta Polres Tanggamus Gelar Patroli dan Sambangi Sejumlah Poskamling

16 Januari 2026 - 13:09 WIB

Video Perlihatkan Pria Dewasa Bersama 8 Remaja di Kamar, Polisi Dalami Dugaan Kasus di Salah Satu Ponpes Tanggamus

16 Januari 2026 - 12:18 WIB

Kerugian Rp25 Juta Kecelakaan Beruntun di Depan SPBU Kota Agung Tanggamus, Ini Identitas Pengemudinya

16 Januari 2026 - 10:13 WIB

Trending di Kecelakaan Lalu Lintas