Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Jalan kabupaten di Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, kini menjadi sorotan warga. Pasalnya, jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer itu mengalami kerusakan parah akibat sering dilalui truk bermuatan batu dari tiga lokasi tambang di wilayah tersebut.
Kondisi jalan yang rusak dan berdebu ini sudah terjadi lebih dari satu tahun dan hingga kini belum ada perbaikan berarti dari pihak terkait.
Salah seorang warga, Rojali (40), mengaku setiap hari melintasi jalan tersebut dan sangat terganggu dengan kondisinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Belum pernah ada perbaikan sama sekali, cuma diuruk-uruk saja. Apalagi kalau musim panas, debunya luar biasa,” ujarnya, Rabu 12 November 2025.
BACA JUGA :
Keluhan serupa disampaikan Revi (33), pemilik warung di pinggir jalan. Ia mengatakan selain debu yang mengganggu, saat musim hujan air kerap menggenangi jalan dan merendam halaman rumah warga.
“Kalau hujan malah banjir karena permukaan jalan lebih tinggi dari pekarangan. Debunya juga parah, mengganggu kesehatan, apalagi saya jualan makanan,” tuturnya.
Revi berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen dan menertibkan truk tambang agar tidak memperparah kerusakan jalan.
“Kami berharap jalan segera diperbaiki, kalau bisa di-cor. Truk yang lewat juga sebaiknya disiram jalannya biar debunya nggak parah,” tambahnya.
Kerusakan jalan penghubung antar kabupaten ini kini menjadi perhatian masyarakat karena selain mengganggu aktivitas harian, juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. (Laila)










